TIM gabungan dari Polda Jateng dan Polres Pekalongan kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait aksi penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) yang menimpa Amat Muzakhin alias Boim (56), tokoh masyarakat Kedungwuni.
Olah TKP lanjutan dilakukan untuk memperkuat bukti forensik sekaligus memastikan jenis proyektil yang digunakan pelaku. Polisi memastikan proyektil yang ditemukan merupakan hasil tembakan senjata api. Namun, jenis dan tipe senjata yang digunakan masih dalam proses penyelidikan laboratorium forensik.
Kapolres Pekalongan, Rachmad C. Yusuf, yang hadir langsung di lokasi didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Muh Anwar Nasir, Kabid Labfor Polda Jateng M Fauzi Hidayat, serta Kasubdit Jatanras Polda Jateng AKBP Helmy Tamaela, menegaskan penyelidikan dilakukan secara menyeluruh.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
“Dari hasil pemeriksaan sementara, proyektil yang kami amankan dipastikan berasal dari senjata api. Namun untuk jenis maupun tipenya masih dalam pendalaman oleh tim laboratorium forensik,” tegas AKBP Rachmad C. Yusuf, Minggu (15/2).
Dari pemeriksaan sementara dan dari CCTV , penembakan tidak mengarah langsung ke korban. ” Tembakan mengarah agak ke atas mengenai plavon dan proyetil terpental ke garasi, “jelas Kapolres.
Ia memastikan seluruh bukti teknis sedang dianalisis guna mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi tersebut.
“Kami bekerja secara profesional dan terukur. Semua kemungkinan, termasuk unsur teror atau intimidasi, masih kami dalami. Kami mohon masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian,” lanjutnya.
Peristiwa penembakan terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 21.10 WIB di teras rumah korban di Dukuh Capgawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Saat itu, Boim tengah duduk santai bersama dua rekannya. Tiba-tiba seorang pria tak dikenal datang mengendarai sepeda motor matic warna hitam dengan pelat nomor yang ditutup plastik kresek putih.
Pelaku mengenakan jaket kulit hitam, celana pendek hitam, helm hitam, serta masker abu-abu. Setelah memutar balik kendaraannya di depan gerbang rumah korban, pelaku mengeluarkan pistol dan melepaskan satu kali tembakan ke arah teras.
