Berikut rincian perubahan di pangkalan AS berdasarkan citra satelit terbaru:
- Pangkalan Udara Al-Udeid, Qatar
Citra 1 Februari menunjukkan satu pesawat intai RC-135, tiga C-130 Hercules, 18 tanker KC-135 Stratotanker, dan tujuh C-17. Pada 17 Januari, hanya terpantau 14 KC-135 dan dua C-17. Hingga berita diturunkan 10 sistem Patriot terlihat diparkir di atas HEMTT.
- Pangkalan Udara Muwaffaq, Yordania
Citra 2 Februari di satu lokasi menunjukkan 17 F-15E, delapan A-10 Thunderbolt, empat C-130, serta empat helikopter tak teridentifikasi. Di lokasi kedua, terpantau satu C-17, satu C-130, dan empat pesawat perang elektronik EA-18G Growler, sementara citra 25 Januari tak menunjukkan pesawat.
- Pangkalan lainnya
Di Pangkalan Pangeran Sultan, Arab Saudi, citra 2 Februari memperlihatkan satu C-5 Galaxy dan satu C-17, naik dibandingkan lima C-130 pada 6 Desember. Di Diego Garcia, citra 6 Februari menunjukkan tujuh pesawat lebih banyak dibandingkan 31 Januari. Sementara di Pangkalan Dukhan, Oman, citra 25 Januari dan 10 Februari sama-sama menunjukkan peningkatan jumlah pesawat.
Peringatan Iran
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Iran sebelumnya memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap wilayahnya akan dibalas, termasuk dengan menargetkan pangkalan-pangkalan AS di kawasan. Teheran juga mengklaim telah menambah persediaan rudalnya pascakonflik dua pekan pada musim panas lalu, ketika Israel membom fasilitas nuklir dan sejumlah target militer Iran, yang kemudian diikuti oleh AS.
Iran diketahui memiliki kompleks rudal bawah tanah di dekat Teheran, Kermanshah, Semnan, serta wilayah pesisir Teluk. Selain itu, kapal induk drone Angkatan Laut Iran, IRIS Shahid Bagheri, terpantau dalam citra satelit pada 27 Januari sekitar 5 kilometer dari Bandar Abbas dan kembali terlihat di area yang sama pada 10 Februari.
