Presiden Prabowo Subianto bicara permasalahan Dana Desa yang tidak tersalurkan dari pemerintah pusat. Prabowo menyebut masalah penyaluran dana itu telah berlangsung selama 10 tahun.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Dalam forum itu, Prabowo membahas pendanaan Koperasi Merah Putih (KMP).
“Selama ini 10 tahun kita harus akui banyak dana tersebut tidak sampai ke rakyat,” kata Prabowo.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Prabowo kemudian menyinggung tak sedikit kepala desa (kades) yang terjerat kasus hukum. Penyebabnya, mereka bermasalah terkait dengan penggunaan Dana Desa.
“Ini dibuktikan dengan banyak sekali kepala desa yang terpaksa berhadapan dengan hukum karena tidak dapat pertanggungjawabkan dengan baik penggunaan dana tersebut,” ucapnya.
Terkait progres KMP, Prabowo menyebut, dalam dua bulan ke depan, jumlahnya akan mencapai ratusan di berbagai daerah Indonesia. Saat ini, lanjut dia, sudah terbangun sekitar 30 ribu koperasi sekaligus gudang serta sejumlah fasilitas yang membantu rakyat.
“Dan ini semua anggarannya dari mana? Anggarannya sudah ada, karena 10 tahun kita sudah beri Dana Desa kepada desa-desa kita. 10 tahun sudah kita berikan dan sekarang kita akan mengarahkan,” kata Prabowo.
Prabowo kemudian memerinci beberapa fasilitas dan kebijakan dari Koperasi Merah Putih. Setiap koperasi dipastikan akan memiliki punya gudang, kulkas penyimpanan (cold storage), dan gerai-gerai.
“Di situ akan ada farmasi desa murah, obat generik akan sampai, akan ada klinik desa, akan ada gerai untuk super micro-financing untuk membantu menghilangkan peran rentenir,” ujar Prabowo.
Selain itu, KMP akan memberikan subsidi serta bunga yang kecil. “Kita akan beri bunganya yang sangat-sangat mudah, sangat ringan untuk mereka-mereka. Semua barang subsidi akan punya akses, rakyat akan punya akses langsung, sehingga tidak ada penyelewengan, tidak ada kebocoran,” lanjutnya.
