KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan anggotanya untuk memburu pelaku penembakan Maskapai Smart Air di Bandara Koroway Batu (Danowage), Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Pelaku diduga Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Kami tentunya sudah memerintahkan untuk jajaran kita yang ada di sana untuk melakukan pengejaran, pendalaman karena identitasnya kita juga sudah memiliki gambaran. Sehingga, kemudian bagaimana menuntaskan,” kata Listyo, Jumat, 13 Februari 2026.
Jenderal bintang empat Korps Bhayangkara itu meminta anggota juga bersinergi dengan aparat TNI dalam operasi pemburuan pelaku. Guna mencegah tidak terjadi peristiwa-peristiwa selanjutnya.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
“Dan tentunya kami minta kepada seluruh personel Polri khususnya terlibat dalam Satgas yang ada di wilayah untuk memastikan agar masyarakat merasa tenang, dan melakukan penegakan hukum,” tegas jenderal polisi bintang empat itu
Adapun, penembakan yang diduga dilakukan oleh KKB datang dari arah hutan di apron Bandara Koroway Batu saat pesawat perintis Smart Air PK-SNR, mendarat pada Rabu, 11 Februari 2026 siang. Pesawat itu terbang dari Bandara Tanah Merah dengan membawa 13 penumpang.
Belasan penumpang telah turun dari pesawat ketika tembakan dilepaskan dari arah sekitar bandara. Mendengar tembakan, para penumpang langsung berupaya menyelamatkan diri ke arah hutan di sekitar lokasi.
Dalam situasi mencekam itu, pilot dan kopilot berusaha menyelamatkan diri menyusul penumpang. Namun, keduanya ditembak saat berada di area landasan (runway).
