Pagi harinya, pimpinan Yonif TP 819/PIBP bersama pimpinan Polres Mappi menggelar pertemuan dan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Namun, sekitar pukul 09.15 WIT, sekelompok massa mendatangi area satuan dan melakukan pelemparan batu. Personel TNI kemudian melakukan pengamanan, dan melalui koordinasi kedua institusi, situasi berhasil dikendalikan tanpa eskalasi lanjutan.
Iwan menegaskan, kejadian tersebut tidak berkaitan dengan konflik antar-institusi, melainkan murni persoalan individu yang telah ditangani secara cepat dan bijaksana melalui komunikasi pimpinan kedua pihak. Saat ini, aktivitas masyarakat di Kabupaten Mappi disebut telah kembali normal.
Sementara itu, Pangdam XXIV/Mandala Trikora, Mayjen TNI Lucky Avianto, menegaskan komitmen TNI bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memberantas peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
“Kami bersama Forkopimda berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran minuman keras ilegal yang menjadi salah satu pemicu gangguan kamtibmas. Ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama demi melindungi generasi muda dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua,” kata Lucky dalam keterangan pers resminya pada Kamis.
