Menurut laporan CBS News, penyelidikan kematian Epstein melibatkan dua petugas yang bertanggung jawab pada malam itu, yaitu Tava Noel dan Getto Bonum, yang kemudian diketahui tidur antara tengah malam, menurut kesaksian rekannya Noel.
Jaringan tersebut menunjuk pada kebingungan dan kontradiksi dalam pernyataan petugas penjara mengenai tidur saat bertugas.
Selain itu juga menunjukkan kelalaian petugas yang bertugas di unit tersebut pada malam itu dalam melakukan penghitungan tahanan pada pukul tiga dan lima pagi, serta tidak melakukan pemeriksaan rutin yang wajib untuk memastikan keselamatan Epstein yang dilakukan setiap.
Baca Juga:Surat Kabar Yahudi Israel Hayom: Netanyahu Temui Trump Lobi Upaya Migrasi Massal Warga Palestina dari GazaPenemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada Terbelah
Laporan tersebut juga menunjukkan adanya ketidaksesuaian informasi mengenai tali gantung yang diduga digunakan Epstein untuk bunuh diri.
Menurut laporan inspektur jenderal mengenai hal ini, tali gantung yang ditemukan di tempat kejadian ternyata bukanlah tali yang digunakan dalam dugaan bunuh diri yang menyebabkan kematiannya.
Versi resmi mengatakan bahwa Epstein meninggal karena bunuh diri sekitar pukul 6:30 pagi, dan jenazahnya ditemukan saat sarapan pagi sedang dibagikan.
Namun, pertanyaan tentang keadaan kematiannya dan cara pihak berwenang menyelidiki insiden tersebut terus meningkat, terutama dengan adanya informasi baru yang terungkap dari rekaman kamera pengawas.
Kumpulan dokumen baru yang dipublikasikan Departemen Kehakiman AS pada Jumat (30/1/2026) mengungkap detail mengejutkan terkait tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh politik dan ekonomi.
Kumpulan tersebut mencakup 3 juta dokumen terkait dengan terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein, serta 2.000 video, dan 180 ribu foto,
Wakil Menteri Kehakiman, Todd Blanche, mengatakan dalam konferensi pers, kumpulan besar berkas yang dipublikasikan pada Jumat tersebut merupakan akhir dari pengungkapan yang direncanakan pemerintahan Presiden Donald Trump berdasarkan undang-undang.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Berkas-berkas investigasi kasus Epstein, yang dituduh mengelola jaringan eksploitasi seksual dan pemerkosaan yang luas dan yang ditemukan tewas di selnya pada 2019, kembali memicu kontroversi di Amerika Serikat setelah sebagian dari berkas tersebut diungkapkan kepada publik.
Berikut ini fakta-fakta seputar skandal terbesar di dunia yang melibatkan tokoh-tokoh terkemuka dalam kasus yang populer dengan sebutan Epstein Files, dikutip dari Aljazeera, Senin (2/2/2026).
Pertama, Gates membantah
