PRESIDEN Prabowo Subianto menerima audiensi sejumlah perwakilan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (9/2). Dalam pertemuan tersebut, Presiden mendorong para pengusaha untuk berkontribusi langsung dalam penciptaan lapangan kerja baru di berbagai sektor.
Pertemuan Presiden Prabowo dengan Apindo itu disiarkan oleh Badan Komunikasi Pemerintah RI melalui akun resmi kepresidenan di media sosial pada Selasa dini hari. Dalam kesempatan tersebut, Presiden berdiskusi dengan perwakilan asosiasi mengenai arah kebijakan dan prospek dunia usaha ke depan.
Mengutip informasi resmi, Presiden Prabowo mengajak kalangan pengusaha untuk memperluas kesempatan kerja di sejumlah sektor padat karya, antara lain industri tekstil, garmen, alas kaki, mebel, serta makanan dan minuman.
Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal
Di sisi lain, para pengusaha yang hadir menyampaikan dukungan penuh terhadap visi dan program pemerintahan Presiden Prabowo. Dukungan tersebut mencakup komitmen terhadap agenda pengentasan kemiskinan, pemenuhan gizi anak, serta penyediaan akses pendidikan yang berkualitas bagi generasi penerus bangsa.
Kelompok pengusaha itu juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat industrialisasi nasional. Mereka meyakini langkah tersebut akan memberikan dampak positif yang luas bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Angga Raka Prabowo, serta Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan.
Sementara dari pihak Apindo, pertemuan dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota asosiasi, termasuk Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani serta Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sofjan Wanandi.
