Di Melbourne, ribuan demonstran meneriakkan slogan-slogan yang menyebut presiden Israel sebagai teroris, berdasarkan laporan PBB yang diterbitkan pada 2025 yang menuduh para pemimpin Israel menghasut genosida di Gaza.
Kelompok “Palestine Action” menyerukan penyelidikan terhadap Herzog atas tuduhan melakukan kejahatan perang berdasarkan komitmen internasional Canberra.
Surat Terbuka
Kemarahan ini bahkan meluas ke kalangan Yahudi di Australia, di mana para akademisi dan pemimpin komunitas Yahudi menegaskan dalam surat terbuka kepada Perdana Menteri Anthony Albanese penerimaan Herzog merupakan penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan merusak kohesi sosial di Australia.
Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal
Sebuah komisi penyelidikan independen yang ditugaskan oleh PBB menyimpulkan pada tahun 2025 bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza sejak dimulainya perang di wilayah Palestina tersebut.
Menurut komisi tersebut, Herzog dan para pemimpin Israel lainnya menghasut genosida di wilayah Palestina, sementara Israel menolak laporan tersebut dan mengklaim bahwa laporan itu bias dan tidak benar.
Dalam upaya meredam kemarahan, Albanese menyatakan kekecewaannya atas kekerasan tersebut dan menyerukan persatuan, tetapi para pengamat melihat bahwa kunjungan tersebut mengungkap kesenjangan yang dalam antara sikap resmi dan gerakan rakyat Australia.
Meskipun polisi federal telah menjamin Herzog kekebalan penuh, para aktivis hak asasi manusia berpendapat bahwa kekebalan tersebut tidak membebaskannya dari tanggung jawab moral dan politik atas pembantaian yang terus berlanjut di wilayah Palestina.
Bayangan Hanukkah
Kunjungan Herzog ke Australia yang dimulai kemarin, Senin, dan akan berlangsung selama empat hari, terjadi setelah insiden penembakan selama perayaan keagamaan Yahudi yang dikenal sebagai Hanukkah pada 14 Desember lalu di pantai Bondi yang terkenal di Sydney, yang menewaskan 15 orang.
Herzog mengatakan bahwa kunjungannya bertujuan untuk menunjukkan solidaritas dan memberikan dukungan kepada komunitas Yahudi.
Bagaimana komentar Haaretz?
Surat kabar Israel Haaretz dalam liputannya menyebutkan bahwa para demonstran meneriakkan slogan-slogan yang mengecam Israel dan Herzog, antara lain “Herzog teroris”, “Globalisasi intifada”, “Tidak ada solusi selain revolusi intifada”, dan “Dari sungai ke laut, Palestina akan merdeka”.
Baca Juga:Prabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti KenaAlan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan Michele
Menurut agensi Anadolu, surat kabar tersebut mengutip pernyataan Senator Lydia Thorry saat berpartisipasi dalam protes bahwa dia bersolidaritas dengan korban Boni dan juga dengan rakyat Palestina.
