Seorang saksi bernama Mr Su (55 tahun), diberitakan The Independent Singapore, mengatakan mobil tersebut berbelok ke kanan saat keluar dari parkiran, lalu menghantam ibu dan anak itu, bahkan korban anak sempat terjepit di bawah mobil.
Saksi lain, Ms Nguyen, menulis di Facebook bahwa pengemudi diduga hanya memperhatikan arah kiri dan tidak melihat pejalan kaki dari arah kanan.
Video dan foto setelah kejadian beredar luas di media sosial. Salah satu video memperlihatkan ayah korban memeluk putrinya yang terluka parah sambil menangis dan meminta pertolongan. Di sebelahnya ada tubuh istrinya yang terkapar dan juga terluka parah.
Update Kondisi WNI Korban Kecelakaan di Chinatown Singapura
Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal
Berdasarkan pesan berantai yang diunggah di Instagram Story rekan-rekan keluarga, diketahui jika saat ini salah satu korban yang masih hidup, yakni Raisha Anindra Pascasiswi, sang ibu, masih dalam kondisi kritis.
Dari pesan tersebut, Raisha mengalami patah tulang rusuk dan pinggul, serta mengalami pendarahan internal. Kondisi tersebut membuat Raisha masih harus mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit di Singapura.
Keluarga pun mengharapkan bantuan dana untuk pengobatan Raisha karena tidak di-cover oleh asuransi. Bantuan diharapkan disalurkan melalui rekening atas nama sang suami, Ashar Ardianto.
“Saat ini ibu korban sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Singapura dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit karena belum ter-coverasuransi,” bunyi pesan tersebut yang diunggah oleh akun IG @yarannism.
