Bagaimana Jeffrey Epstein Disebut Agen Mossad?

Pemodal AS Jeffrey Epstein tampak dalam foto yang diambil untuk daftar pelaku kejahatan seksual di Divisi Laya
Pemodal AS Jeffrey Epstein tampak dalam foto yang diambil untuk daftar pelaku kejahatan seksual di Divisi Layanan Peradilan Pidana Negara Bagian New York pada 28 Maret 2017.
0 Komentar

Informasi sensitif yang diketahui Epstein itu terkait dengan Robert Maxwell. Maxwell adalah taipan Inggris pemilik koran Daily Mirror yang meninggal pada 1991.

Dalam sebuah rekaman email tertanggal 15 Maret 2018, Epstein menyebut bahwa kematian Maxwell terkait dengan Mossad. Ia menyebut bahwa Maxwell meninggal tak lama setelah mengancam Mossad.

Robert Maxwell disebut Epstein telah mengancam Mossad dengan menyatakan “akan membeberkan semua yang telah dia lakukan untuk mereka”, kecuali “mereka [Mossad] memberinya £400 juta untuk menyelamatkan kerajaannya [bisnis] yang runtuh”.

Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal

Epstein juga mengeklaim bahwa Maxwell merupakan agen informal Mossad. Maxwell ditudingnya mengumpulkan informasi terkait AS, Inggris, dan Uni Soviet.

Akan tetapi, tak jelas kepada siapa email itu dikirim Epstein. Keterangan penerima email itu disensor Departemen Kehakiman AS (DOJ) di laman Epstein Library.

Klaim Epstein terkait kematian Maxwell juga tak secara langsung mengarahkan Epstein sebagai mata-mata Mossad. Hal ini mengingat Robert Maxwell adalah ayah dari Ghislaine Maxwell, bekas pacar Epstein dan salah satu konspirator dalam jejaring perdagangan seks pemodal itu.

Dugaan Epstein sebagai mata-mata Mossad juga banyak dikaitkan dengan temuan bahwa Jeffrey Epstein pernah memberikan bantuan dana ke dua lembaga Israel. Keduanya adalah Friends of Israel Defense Forces (FIDF) dan Jewish National Fund (JNF).

Epstein kedapatan mendanai kedua lembaga melalui COUQ Foundation miliknya. Pada 2006, yayasan ini memberikan USD25 ribu kepada FIDF dan USD15 ribu kepada JNF.

FIDF adalah lembaga yang mendanai program-program untuk tentara Israel. Situs web FIDF menyebut bahwa mereka mengajak para donatur untuk membiayai brigade atau batalion terkait Israel, termasuk Batalion Netzah Yehuda ke-97.

Batalion Netzah Yehuda ke-97 merupakan unit tempur dari organisasi Netzah Yehuda yang didirikan pada 1999 untuk menampung orang Yahudi ultra-ortodoks. Batalion ini diakui secara resmi oleh militer Israel meskipun tak berada di bawah struktur organisasi tentara Israel IDF.

Baca Juga:Prabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti KenaAlan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan Michele

Batalion Netzah Yehuda ke-97 hingga kini menghadapi banyak tuduhan telah membunuh warga sipil tak bersenjata. Mereka juga diduga telah menyiksa dan membunuh para tahanan.

0 Komentar