PEMERINTAH Korea Utara mengeksekusi warganya karena menonton drama seri Netflix, Squid Game dan konten asing lainnya. Mereka yang dieksekusi termasuk pelajar sekolah dan warga lainnya.
Warga biasa juga berisiko dibunuh hanya karena mendengarkan K-pop, aliran musik populer dari Korea Selatan yang menampilkan grup seperti BTS. Seperti yang dilansir dari Skynews, para saksi yang diwawancarai mengisahkan suasana ketakutan di mana hiburan dari Selatan dianggap pelanggaran berat.
Mereka yang kekurangan dana cenderung menerima sanksi paling kejam, sementara warga elit bisa membeli kebebasan dari petugas korup. Pengakuan ini disampaikan oleh Amnesty Internationalusai mewawancarai secara mendalam 25 para pelarian dari negara tertutup yang dipimpin Kim Jong-un.
Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal
Para pelarian menyebut serial drama Korea Selatan yang mendunia, seperti Squid Game, Crash Landing on You, dan Descendants of the Sun, berujung pada akibat paling mengerikan, hingga hukuman paling ekstrem, termasuk kematian.
Salah satu saksi menceritakan dari kerabatnya bagaimana warga, termasuk remaja sekolah menengah, dieksekusi karena menonton Squid Game di Provinsi Yanggang yang berdekatan dengan Cina. Kasus serupa soal penyebaran konten Korea Selatan sebelumnya tercatat oleh Radio Free Asia di Provinsi Hamgyong Utara pada 2021.
“Secara kesseluruhan, laporan dari berbagai provinsi ini menunjukkan beberapa eksekusi terkait dengan pertunjukan,” kata Amnesty International dalam rilis resminya. Pada 2021, The Korea Times memberitakan sekelompok remaja ditahan karena mendengarkan grup itu di Provinsi Pyongan Selatan, dekat Pyongyang.
