Indonesia Simpan Kandungan Emas dari Barat hingga Timur, Ini Daftarnya

(Dok. MDKA)
(Dok. MDKA)
0 Komentar

Berdasarkan studi terbaru, cadangan tembaga yang dapat diekstraksi hingga 2041 diprediksi meningkat menjadi 8 miliar pon dan emas menjadi 8 juta ons.

Tambang Batu Hijau

Batu Hijau memiliki cadangan 16,6 miliar pon tembaga dan 22,5 juta ons emas. Tambang tembaga dan emas ini dikelola oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), lewat anak usahanya PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).

Amman Mineral juga tengah mengeksplorasi bagian-bagian lain di wilayah izin usaha pertambangan khusus (IUPK), salah satunya prospek eksplorasi Elang yang mulai dilakukan sekitar 2027.

Baca Juga:Penemuan Mayat di Pesisir Danau Tempe: Tanpa Busana, Kepala Sudah Tak Ada dan Dada TerbelahBareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar Modal

Cebakan Elang bakal menggantikan posisi produksi tambang Batu Hijau yang akan habis pada 2030.

Proyek tersebut diketahui memiliki potensi besar, dengan estimasi sumber daya 12,945 juta pon tembaga, 19,7 juta ons emas dengan potensi menghasilkan 300—430 juta pon tembaga.

Selain itu, eksplorasi Elang juga memiliki potensi sumber daya 0,35—0,60 juta ons emas per tahun.

Tambang Tujuh Bukit

Tambang emas ini dimiliki oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) lewat PT Bumi Suksesindo (BSI).

BSI mengoperasikan Tambang Emas Tujuh Bukit berdasarkan Izin Usaha Pertambangan Operasi dan Produksi yang dimiliki sejak 2012 di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

Tambang ini mulai menambang bijih pertamanya pada 2016 dan menghasilkan emas perdananya pada awal 2017.

Proyek ini merupakan salah satu deposit porifiri tembaga-emas terbesar yang belum dikembangkan di dunia, dengan sumber daya yang diperkirakan mencapai 8,2 juta ton tembaga dan 27,9 juta ons emas terkandung.

Tambang Pani

Baca Juga:Prabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti KenaAlan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan Michele

Tambang Pani dioperasikan oleh PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Tambang ini terletak di Gorontalo, Sulawesi.

Proyek ini menjadi salah satu tambag emas primer terbesar di Indonesia dengan sumber daya lebih dari 7 juta ounces emas dan umur tambang multidekade.

Proyek ini dirancang sebagai tambang terbuka berbiaya rendah, dengan kapasitas pengolahan hingga 19 juta ton bijih per tahun.

Tambang Pobaya

Tambang emas Pobaya dikendalikan oleh PT Citra Palu Minerals (CPM), anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

CPM memiliki hak Kontrak Kerja atas konsesi pertambangan seluas 85.180 hektar di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, Indonesia.

0 Komentar