WARGA Kecamatan Untung, Kota Bandar Lampung, digegerkan dengan penemuan mayat dalam kamar penginapan. Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi kepala korban terbungkus plastik putih dan dilakban.
Kondisi tersebut membuat warga dan petugas awal menyatakan penasaran tentang penyebab kematian pria tersebut. Saat ditemukan, pintu kamar kontrakan masih terkunci dari dalam dan tidak tampak kerusakan pada pintu atau kamar.
Mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di salah satu kamar di Pondok Inap Kost Trijo Bandar Lampung. Peristiwa penemuan tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026) pukul 15.30 WIB.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Menurut pemilik kontrakan, pria yang jasadnya ditemukan tersebut merupakan penghuni baru yang baru dua hari menyewa kamar tersebut. Ia datang seorang diri dengan diantar oleh seorang pengemudi ojek.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, korban tampak mengenakan kaos hitam dan celana pendek biru. Bagian kepala korban terlihat terbungkus plastik putih, dengan lakban cokelat berada di bagian atasnya.
Tampak masyarakat yang penasaran memenuhi pondok penginapan tersebut. Terlihat beberapa aparat kepolisian dari Polresta Bandar Lampung dan Polsek Kedaton melakukan olah TKP di kamar tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan identitas tersebut diketahui setelah dilakukan pengecekan sidik jari menggunakan alat Inafis Portable System (IPS).
“Di TKP kamar tersebut kami tidak menemukan data diri atau identitas korban. Kemudian setelah dibawa ke rumah sakit, tim melakukan identifikasi menggunakan alat IPS dan mengetahui identitas jenazah,” kata Gigih kepada wartawan, Minggu (8/2/2026).
“Identitas jenazah tersebut bernama Hindradjaja kelahiran Jakarta berusia 61 tahun. Alamatnya di Desa Pakulonan Barat, Desa Pakulonan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten,” sambungnya.
Gigih menyebut pihaknya masih berupaya menghubungi pihak keluarga dan berkoordinasi dengan Polda Banten.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
“Kami berkoordinasi dengan Polda Banten dan jajarannya untuk memberikan informasi kepada keluarga almarhum,” ucapnya.
Ia meminta waktu dalam proses penyelidikan tersebut. Dirinya memastikan akan memberikan informasi jika ada perkembangan terbaru.
“Mohon bersabar, proses masih berjalan. Rencana akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk identifikasi dan autopsi,” ungkapnya.
