Kumpulan tersebut mencakup 3 juta dokumen terkait dengan terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein, serta 2.000 video, dan 180 ribu foto,
Wakil Menteri Kehakiman, Todd Blanche, mengatakan dalam konferensi pers, kumpulan besar berkas yang dipublikasikan pada Jumat tersebut merupakan akhir dari pengungkapan yang direncanakan pemerintahan Presiden Donald Trump berdasarkan undang-undang.
Berkas-berkas investigasi kasus Epstein, yang dituduh mengelola jaringan eksploitasi seksual dan pemerkosaan yang luas dan yang ditemukan tewas di selnya pada 2019, kembali memicu kontroversi di Amerika Serikat setelah sebagian dari berkas tersebut diungkapkan kepada publik.
