Meski membantah, kemudian menyelesaikan gugatan perdata di luar pengadilan, reputasi Andrew runtuh. Catatan kunjungannya ke pulau itu menjadi bukti kedekatannya dengan Epstein.
Bill Clinton juga muncul berulang kali dalam dokumen. Log penerbangan menunjukkan, ia beberapa kali bepergian dengan jet Epstein untuk misi yayasan kemanusiaan. Namun ia membantah pernah menginjakkan kaki di Little St. James.
Kehadiran Stephen Hawking pada 2006 menambah lapisan surealis. Foto dirinya di acara barbeku di pulau itu menjadi viral. Kunjungan tersebut terjadi di sela konferensi ilmiah yang didanai Epstein di St. Thomas.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Tokoh lain seperti pesulap David Copperfield dan model scouter Jean-Luc Brunel juga tercatat. Brunel bahkan dituduh aktif memasok gadis-gadis muda untuk Epstein, bukan sekadar tamu.
Runtuhnya Benteng Karibia
Kematian Jeffrey Epstein di sel penjara Manhattan pada Agustus 2019 menutup era teror fisik di Little St. James. Pulau itu kemudian diinvestigasi. Agen FBI bersenjata lengkap menyisir vila-vila, mendobrak pintu, menyita komputer, hard drive, dan dokumen yang diduga berisi materi pemerasan.
Foto-foto pasca-penggerebekan memperlihatkan interior berantakan, penuh kotak kardus dan kabel semrawut. Pulau yang dulu dijaga dengan obsesif kini tampak seperti bangkai kapal yang ditinggalkan.
Nasib Little St. James kemudian terkatung-katung. Pengelola warisan Epstein memutuskan menjualnya untuk membayar kompensasi korban. Pada 2022, Little St. James dan Great St. James resmi dipasarkan dengan harga gabungan 125 juta dolar AS. Akan tetapi, pasar merespons dingin. Para miliarder dan pengembang mundur, enggan menyentuh aset beracun.
Pada Mei 2023, Stephen Deckoff, pendiri Black Diamond Capital Management, membeli kedua pulau dengan harga 60 juta dolar, separuh dari harga awal. Deckoff, penduduk tetap Kepulauan Virgin sejak 2011, melihat peluang di balik stigma.
Dilansir Forbes, ia mengumumkan rencana menjadikan Little St. James resor mewah dengan 25 kamar canggih, bintang lima, dan kelas dunia. Ia berjanji menciptakan lapangan kerja, menghapus jejak fisik era Epstein, dan membangun hal positif.
Little St. James, nama dan pemiliknya boleh berganti, tapi bayang-bayang Epstein dan trauma para korban tetap tertanam di batu vulkanik pulau itu, tak terhapuskan oleh waktu maupun uang.
