Para pekerja tahu, satu saja kata bocor bisa menghancurkan hidup mereka. Budaya bisu pun terbentuk. Mereka diajarkan untuk “tidak terlihat”, memalingkan wajah ketika tamu muda datang, dan tidak pernah bertanya tentang yang terjadi di balik pintu vila utama.
Namun beberapa mantan pekerja mulai bersuara. Petugas landasan pacu di St. Thomas mengaku sering melihat Epstein tiba dengan jet pribadinya, membawa gadis-gadis muda. Mereka digambarkan bingung, kadang membawa tas belanjaan dari butik mewah, lalu digiring ke helikopter menuju Little St. James.
Data dari Business Insider, antara Januari 2018 dan Juni 2019, catatan penerbangan menunjukkan, selalu ada penerbangan jet setidaknya sekali setiap tiga hari. Mereka berhenti di berbagai tempat di dunia: Paris, London, Slovakia, Meksiko, Maroko.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Transportasi menuju pulau juga dijalankan staf khusus. Kapal feri pribadi bertuliskan “LSJ” rutin berangkat dari dermaga New York, mengangkut bahan makanan segar hingga tamu elit. Kapten kapal menjadi penjaga gerbang perairan.
Helikopter dan jet pribadi melengkapi rantai logistik. Namun sistem canggih membuat staf hanya tahu sebagian kecil dari operasi. Pilot mungkin tahu jadwal terbang, tapi tidak siapa penumpangnya. Tukang kebun mungkin melihat tamu datang, tapi tidak pernah diizinkan mendekat ke rumah utama. Dengan cara ini, tidak ada satu pun staf yang memiliki gambaran utuh.
“Bisa dibilang setiap dua bulan aku melihat tamu di pulau itu dan hampir selalu ada gadis muda di antara tamunya,” kata Steve Scully, teknisi yang bekerja antara 1999 hingga awal 2006.
Orang-orang berpengaruh dan terkenal diundang Epstein untuk membangun lingkarannya. Mereka mencakup bangsawan, mantan kepala negara, ilmuwan peraih Nobel, hingga selebritas papan atas. Dokumen pengadilan—terutama log penerbangan “Lolita Express” dan berkas yang dibuka pada awal 2024—menjadi konfirmasi faktual siapa saja yang pernah berada dalam orbitnya.
Nama paling mencolok adalah Pangeran Andrew dari Inggris. Kesaksian Virginia Giuffre dalam dokumenter Jeffrey Epstein: Filthy Rich menyebut, ia dipaksa melakukan hubungan seksual dengan Andrew di beberapa lokasi, termasuk di Little St. James.
