Bagaimana Editor Senior Desk Timur Tengah BBC, Mantan Unit Propaganda CIA dan Kolaborator Mossad?

Raffi Berg
Raffi Berg
0 Komentar

Hubungan dengan Mossad

Investigasi MintPress News mengungkapkan bahwa Berg mengembangkan hubungan profesional yang mendalam dengan badan intelijen Israel Mossad, saat ia sedang mengerjakan bukunya Red Sea Spies: The True Story of Mossad’s Fake Diving Resort yang menceritakan kisah operasi badan tersebut untuk menyelundupkan orang-orang Yahudi Ethiopia secara diam-diam ke Israel.

Saat memperkenalkan bukunya, Berg mengatakan bahwa ia menulis buku tersebut bekerja sama dengan komandan Mossad Dani Limor, yang sangat ia andalkan, karena ia hampir tidak tahu apa-apa tentang cerita tersebut dan latar belakangnya sebelum menulisnya.

Limor membuka banyak pintu dan berhasil mendapatkan lebih dari 100 jam wawancara dengan pejabat militer dan intelijen Israel, termasuk dengan kepala Mossad.

Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena

“Limor dan Berg menjadi sahabat karib. Pada 2020, ia mengunggah foto dirinya dengan lengan melingkari mantan komandan Mossad tersebut. Halaman pertama Red Sea Spies hanyalah rekomendasi cemerlang dari Efraim Halevy, mantan direktur Mossad, kelompok yang digambarkan Berg sebagai dinas intelijen terhebat di dunia,” kata laporan MintPress News.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa Berg menyatakan kegembiraannya bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjukkan minat pada bukunya dan kemudian membingkai surat yang dikirim Netanyahu kepadanya sebagai ucapan terima kasih dan meletakkannya di kantornya di samping foto-foto dirinya saat bertemu dengan seorang komandan Mossad dan Mark Regev, mantan juru bicara Kantor Perdana Menteri Israel.

Propaganda Israel yang sistematis

Menurut MintPress News, Raffi Berg, sejak awal bertugas di BBC, telah secara eksplisit menunjukkan kepatuhannya terhadap Israel dan militernya.

Laporan tersebut mencatat bahwa ia dipromosikan sebagai kepala Timur Tengah BBC tak lama setelah ia menginstruksikan rekan-rekannya di ruang redaksi untuk menyusun cerita mereka dengan cara yang tidak menyalahkan atau memberikan penekanan yang tidak semestinya kepada Israel selama Operasi Cast Lead yang mematikan pada 2012.

Selama Operasi Cast Lead, militer Israel diketahui telah menargetkan dan membunuh warga sipil tanpa pandang bulu, menggunakan warga Palestina sebagai tameng manusia, dan menggunakan senjata kimia terlarang, seperti fosfor putih, di wilayah sipil.

0 Komentar