Virginia Giuffre Jadi Sorotan Sejak Rilis Epstein Files, Siapa Dia?

Sebuah foto muncul menunjukkan Pangeran Andrew dengan Virginia Roberts Giuffre dan Ghislaine Maxwell. (Souther
Sebuah foto muncul menunjukkan Pangeran Andrew dengan Virginia Roberts Giuffre dan Ghislaine Maxwell. (Southern District of New York via CNN Newsource)
0 Komentar

DIBUKANYA dokumen-dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ) menyeret banyak nama. Salah satu nama yang turut disorot adalah Virginia Giuffre.

Giuffre mengaku sebagai salah satu korban perdagangan seksual yang dilakukan oleh Epstein dan rekannya, Ghislaine Maxwell. Ia ditemukan meninggal dunia karena bunuh diri pada 2025 lalu di Australia.

Trigger Warning:

Artikel ini menyinggung tentang bunuh diri. Informasi dalam artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa.

Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena

Jika Anda, teman, kerabat, atau keluarga memiliki kecenderungan bunuh diri, segera hubungi bantuan profesional melalui psikolog, psikiater, atau dokter kesehatan jiwa di puskesmas atau rumah sakit terdekat. Layanan dari Kementerian Kesehatan dapat dihubungi di nomor 119 ext 8 atau healing119.id.

Siapa Virginia Giuffre?

Virginia Louise Giuffre lahir pada 9 Agustus 1983 di Sacramento, California, Amerika Serikat. Ia adalah salah satu korban paling dikenal dari kasys pelecehan seksual yang dilakukan oleh Jeffrey Epstein.

Sepanjang hidupnya, Giuffre menjadi suara yang kuat dan berani dalam menyerukan pertanggungjawaban terhadap Epstein dan para pendukungnya, termasuk Ghislaine Maxwell.

Ia menjadi inspirasi bagi banyak korban pelecehan lainnya, yang kemudian merasa terdorong untuk bersuara dan melaporkan pengalaman mereka.

Giuffre juga memberikan informasi penting kepada penegak hukum yang berkontribusi pada penyelidikan dan akhirnya pengadilan terhadap Maxwell, serta berbagai penyelidikan oleh Kantor Kejaksaan Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York.

Giuffre dibesarkan terutama di Florida dan memiliki masa kecil yang penuh tantangan. Ia mengaku sempat mengalami pelecehan oleh seorang teman keluarga, yang membuatnya mengalami masa sulit dan bahkan hidup di jalanan pada masa remajanya.

Kehidupan Giuffre berubah ketika ia bertemu dengan Maxwell, yang kemudian menjerumuskannya dalam pelecehan seksual oleh Epstein antara tahun 1999 hingga 2002. Giuffre juga mengklaim bahwa Epstein memperdagangkan dirinya kepada teman-temannya yang berkuasa, termasuk Pangeran Andrew dan agen modeling Prancis Jean-Luc Brunel.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Selain menjadi korban, Giuffre juga seorang pejuang aktif melawan perdagangan seks dan pelecehan seksual. Ia bersaksi di pengadilan Paris pada tahun 2021 melawan Brunel, memastikan bahwa suara para korban terdengar dan keadilan ditegakkan.

0 Komentar