Pernah Dituduh Perkosa dan Tuntutan Dicabut, Kini Demokrat Tuding Kembali Trump di Epstein File

Donald Trump dan Jeffrey Epstein
Donald Trump dan Jeffrey Epstein
0 Komentar

WAKIL Ketua Kaukus Partai Demokrat AS, Ted Lieu, menyatakan tuduhan bahwa Presiden AS Donald Trump memperkosa anak dan telah ditemukan dokumennya di Epstein Files (Jeffrey Epstein Document) situs Departemen Kehakiman AS (DOJ). Dalam pernyataannya itu, Lieu juga mengungkap, ada dugaan Trump telah mengancam akan membunuh anak-anak.

Lieu mengatakan hal tersebut pada Selasa (3/2/2026) lalu, di tengah polemik kesaksian eks Presiden Bill Clinton dan istrinya, Hillary Clinton, kepada parlemen.

Sebelumnya, pasangan eks pejabat publik AS, Bill dan Hillary Clinton, diminta parlemen untuk bersaksi atas keterlibatan keduanya dalam Epstein Files. Keduanya sempat menolak permintaan itu, membuat parlemen memproses keduanya dengan pasal penghinaan terhadap parlemen dan terancam dipidana.

Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena

“Jadi mengapa Partai republik begitu tertarik dengan Bill dan Hillary Clinton? Itu karena mereka mencoba mengalihkan perhatian dari fakta bahwa Donald Trump muncul di berkas Epstein ribuan kali,” kata Lieu, dikutip dari jaringan televisi C-SPAN.

“Di berkas-berkas itu terdapat tuduhan yang sangat meresahkan tentang Donald Trump memperkosa anak-anak, [juga dugaan] Donald Trump mengancam akan membunuh anak-anak,” lanjutnya.

Lieu juga mendesak Wakil Jaksa Agung Todd Blanche untuk mundur dari jabatannya. Todd Blanche merupakan pejabat yang bertanggung jawab atas perilisan dokumen file Epstein pada 30 Januari lalu.

Menurut Lieu, Blanche perlu mundur karena salah dalam menafsirkan hukum. Ini merupakan respons atas pernyataan Blanche pada Senin (2/2/2026), yang menyebut bahwa menghadiri pesta Jeffrey Epstein saja tidak termasuk pelanggaran hukum.

“Kemarin, dia [Blanche] mengatakan, ‘pada dasarnya berpesta dengan Jeffrey Epstein bukanlah kejahatan’. Itu keliru,” kata Lieu.

Menurut Lieu, menghadiri pesta seks dengan anak di bawah umur merupakan kejahatan. Lieu menyebut hal itu telah tertuang dalam hukum perdagangan seks federal.

“Jika Jeffrey Epstein melakukan perdagangan manusia terhadap anak di bawah umur dalam pesta seks, lalu Anda datang dan mengunjungi pesta itu, maka ya, Anda bersalah,” kata Lieu.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Desakan mundur untuk Blanche terkait pula dengan tuduhan gagal menjaga privasi para korban perdagangan seksual Jeffrey Epstein.

0 Komentar