WARGANET heboh dengan nama ‘Sri Mulyani Indrawati’ yang disebut dalam ‘Epstein Files’. Bagaimana fakta yang sebenarnya? Mengapa nama Sri Mulyani ada di ‘Epstein Files’?
Penyebutan nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terseret dalam perbincangan publik setelah disebut dalam dokumen terbaru Jeffrey Epstein Files yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada 30 Januari 2026. Keberadaan namanya ramai dibahas di media sosial seiring hebohnya kasus kekerasan dan perdagangan seksual oleh pebinis Jeffrey Epstein yang meninggal pada 2019.
Menurut keterangan resmi Departemen Kehakiman Amerika Serikat yang dimuat di laman Epstein Library www.justice.gov/epsteinfiles, dokumen yang baru dirilis mencakup lebih dari tiga juta halaman, sekitar 180.000 foto, dan 2.000 video.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena
Rilis tersebut merupakan publikasi terbesar sejak Undang-Undang Transparansi Berkas Epstein disahkan Kongres AS pada 18 November 2025. Arsip itu memuat beragam dokumen, mulai dari laporan Biro Penyelidik Federal (FBI), transkrip persidangan, log perjalanan, korespondensi surel, hingga kliping pemberitaan dan laporan analisis.
Arsip World Bank Group
Berdasarkan penelusuran delik terhadap dokumen tersebut, nama Sri Mulyani muncul dalam tiga berkas. Penyebutan pertama berasal dari arsip internal World Bank Group, bukan dari dokumen pribadi milik Jeffrey Epstein. Arsip tersebut berupa surel internal dan artikel komunikasi kelembagaan World Bank Group bertanggal 18 Juni 2014.
Dalam dokumen itu, Sri Mulyani tercatat sebagai Managing Director and Chief Operating Officer (COO) World Bank Group. Arsip tersebut membahas peluncuran President’s Delivery Unit(PDU), sebuah unit strategis yang bertugas memantau capaian pembangunan dan meningkatkan akuntabilitas kinerja lembaga.
Dalam pernyataan yang dikutip dalam dokumen internal tersebut, Sri Mulyani mengatakan, “Unit delivery akan melengkapi dan memperkuat mekanisme pengukuran yang telah ada, termasuk kartu skor. Unit ini juga akan memberikan kontribusi penting dalam mewujudkan tujuan yang telah disepakati para klien kami.”
Ia juga menyatakan kepuasannya karena komitmen dan kecepatan penyaluran dana International Development Association (IDA) dijadikan indikator utama kinerja, yang mencerminkan penyederhanaan proses internal Bank Dunia.
Penyebutan dalam Kliping Pemberitaan
