Identitas, Data Sensitif, Alamat Email, Foto, Nama hingga Wajah Korban Tersebar, Dokumen Epstein Ditarik

Diagram yang disiapkan FBI untuk memetakan jaringan korban Epstein dan garis waktu dugaan pelecehan mereka. (J
Diagram yang disiapkan FBI untuk memetakan jaringan korban Epstein dan garis waktu dugaan pelecehan mereka. (Jon Elswick/The Associated Press)
0 Komentar

Perilisan dokumen ini merupakan mandat dari undang-undang yang disetujui Kongres AS, yang mewajibkan pemerintah mempublikasikan seluruh file terkait Epstein. Sejauh ini, jutaan dokumen telah dibuka ke publik, termasuk 3 juta halaman teks, 180.000 gambar, dan 2.000 video yang dirilis Jumat lalu.

Namun, pengacara hak-hak perempuan Gloria Allred menilai proses tersebut sangat ceroboh. Ia menemukan banyak nama korban yang hanya dicoret dengan garis tipis namun tetap bisa terbaca jelas.

Lisa Phillips, korban lainnya, menegaskan DOJ telah gagal memenuhi tiga persyaratan utama mereka.

Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalPrabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti Kena

“Satu, banyak dokumen masih belum diungkapkan. Dua, tanggal rilis yang ditetapkan sudah lama lewat. Dan tiga, DOJ merilis nama-nama banyak penyintas. Kami merasa mereka sedang mempermainkan kami, tapi kami tidak akan berhenti berjuang,” tegas Phillips.

Jeffrey Epstein sendiri ditemukan tewas di sel penjara New York pada 10 Agustus 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks anak di bawah umur. Kematiannya meninggalkan banyak misteri yang hingga kini terus digali melalui jutaan dokumen yang perlahan dibuka ke publik.

0 Komentar