Tak Mampu Beli Alat Tulis Siswa SD di NTT Gantung Diri, Begini Tanggapan Menko Pemberdayaan Masyarakat

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin
0 Komentar

MENTERI Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar merespon kasus dugaan bunuh diri anak berusia 10 tahun, akibat tak mampu membeli alat tulis di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Cak Imin meminta seluruh jajaran baik pemerintah pusat maupun daerah untuk responsif terkait kebutuhan masyarakat kecil. Hal itu agar kejadian memilukan tersebut tak terulang kembali.

“Saya sudah minta kepada seluruh jajaran, baik pemerintah pusat maupun daerah, dan juga kepada masyarakat untuk betul-betul terbuka terhadap keadaannya. Apabila memang membutuhkan bantuan alat tulis, bantuan apapun, itu harus segera ditangkap dan disampaikan. Jangan sampai beban-beban ekonomi tidak tersampaikan kepada para pejabat ataupun tokoh masyarakat,” kata Cak Imin.

Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalAnda Tertarik Kasus Jeffrey Epstein? Begini Cara Unduh dan Akses Dokumen Resmi Departemen Kehakiman AS

Cak Imin juga meminta masyarakat untuk terbuka dan menyampaikan kebutuhannya kepada pihak terkait.

“Karena kasusnya sepele yang kemudian sangat mengharukan itu tidak boleh terjadi lagi. Jadi kepada masyarakat, kalau ada masalah soal ekonomi, soal hutang, soal apa saja, soal alat tulis, pendidikan terutama, sampaikan kepada kita. Kita akan bertindak cepat,” tambah Cak Imin.

Sebelumnya, seorang anak laki-laki berinisial YBR, 10, siswa kelas IV SD, ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di sebuah pohon pada Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis, 29 Januari 2026. Saat proses evakuasi, aparat kepolisian menemukan sepucuk surat tulisan tangan milik korban.

Surat tersebut ditulis dalam bahasa daerah Bajawa dan ditujukan kepada ibu korban. Kepolisian masih mendalami penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk dugaan kekecewaan YBR karena tidak dibelikan peralatan tulis akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Disclaimer: Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki kecenderungan bunuh diri, silakan hubungi layanan kesehatan mental terdekat atau keluarga dan sahabat terdekat.

0 Komentar