Operasi Tangkap Tangan KPK di 2 Lokasi, Kantor Pajak Banjarmasin dan Bea Cukai Jakarta

KPK
KPK
0 Komentar

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di dua lokasi pada Rabu, 4 Februari 2025. Dua lokasi operasi senyap tersebut di Jakarta dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi pada Rabu siang.

Fitroh belum membeberkan lebih lanjut kasus yang sedang ditangani dalam OTT tersebut. Ia mengatakan tim Kedeputian Penindakan KPK masih melakukan pendalaman.

“Masih pendalaman,” ujarnya.

Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalAnda Tertarik Kasus Jeffrey Epstein? Begini Cara Unduh dan Akses Dokumen Resmi Departemen Kehakiman AS

Berdasarkan informasi yang diperoleh, salah satu operasi senyap KPK diduga berlangsung di salah satu kantor pajak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sedangkan OTT satunya lagi di kantor Bea Cukai.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta. OTT KPK di Jakarta itu dilakukan di kantor Bea-Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Bea-Cukai Jakarta,” ujar Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Fitroh belum menjelaskan berapa orang yang telah diamankan. Dia juga belum menjelaskan OTT di Bea-Cukai terkait kasus apa.

Sebelumnya, Fitroh membenarkan bahwa OTT tengah dilakukan di Jakarta selain di KPP Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Jadi hari ini ada dua OTT, satu Banjarmasin, yang kedua Jakarta. Beda kasus,” tutur Fitroh.

KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Sejauh ini, para pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa.

0 Komentar