Atip juga mengajak semua pihak untuk menyikapi informasi secara bijak dan menghindari spekulasi yang dapat memperberat beban psikologis keluarga korban maupun komunitas sekolah.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan suportif agar peristiwa seperti ini tidak terulang,” pungkas Wamen Atip.
