Indonesia Tercatat dalam 902 Dokumen Terbaru Jeffrey Epstein

Nama Hary Tanoesudinbjo disinggung dalam dokumen Epstein Files yang beredar pada Februari 2026
Nama Hary Tanoesudinbjo disinggung dalam dokumen Epstein Files yang beredar pada Februari 2026
0 Komentar

“Perbandingan dengan Indonesia sangat menarik. Di sana juga, dalam krisis tahun 1998, militer akhirnya berbalik melawan otokratnya sendiri yang telah berkuasa selama tiga dekade, tetapi setelah itu melindungi Suharto di Jakarta hingga ia meninggal sepuluh tahun kemudian,” demikian tulisan Theodore Friend soal Arab Spring 2011.

Selain itu, ada nama Hary Tanoesoedibjo tercantum dalam laporan FBI dengan label unclassified (tidak rahasia) dan kop laporan “Federal Berau of Investigation CHS Reporting” pada Oktober 2020.

CHS Reporting merupakan dokumen resmi FBI untuk mencatat informasi dari confidential human sources (sumber informasi rahasia).

Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalAnda Tertarik Kasus Jeffrey Epstein? Begini Cara Unduh dan Akses Dokumen Resmi Departemen Kehakiman AS

CHS dimintai keterangan oleh agen yang menangani laporan tentang informasi yang mungkin diketahuinya terkait dengan pengaruh domestik atau asing yang tidak semestinya terhadap proses pemilu di AS pada 2019.

Dalam laporan tersebut mereka mencantumkan profesor Harvard hingga dugaan keterlibatan Presiden Rusia Vladimir Putin terkait Donald Trump di periode sebelumnya. Dokumen itu ikut terunggah kemungkinan karena relasi politikus Republik itu dengan Epstein.

Relasi Trump dengan tokoh-tokoh lain juga jadi sorotan.

“Hary Tanoesoedibjo (Hary) telah terlibat dalam pengembangan hotel-hotel Trump dan merupakan seorang miliarder,” demikian tulisan dalam dokumen FBI.

“Hari …[diblok hitam] memperkenalkan dia ke CIA Indonesia, ” lanjut laporan itu.

Hary membeli rumah Trump di Beverly Hills dengan harga yang tinggi.

“[di blok hitam] berada di rumah Hary saat Trump mengatakan akan menghancurkan Amazon atas kontrak militer mereka,” lanjut laporan itu.In

CHS menganggap cerita kolusi itu nyata. Mereka juga menilai Israel dan Charles Kushner yang bekerja sama dengan Trump adalah otak sebenarnya di balik organisasi dan kepresidenan dia.

Baca Juga:Prabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti KenaAlan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan Michele

Dalam dokumen yang mencantumkan nama Indonesia, asa pula korespondensi manajer hotel di Bali dengan orang-orang yang terafiliasi dengan Epstein.

0 Komentar