DUA anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dari partai berbeda, Thomas Massie dan Ro Khanna, muncul sebagai penggerak utama desakan agar Departemen Kehakiman Amerika Serikat membuka sepenuhnya dokumen terkait Jeffrey Epstein. Upaya ini menempatkan keduanya berseberangan dengan pemerintahan Presiden Donald Trump.
Menurut laporan Axios, Massie dan Khanna mengkritik keras pemerintah karena dinilai gagal merilis seluruh dokumen yang memenuhi syarat hingga tenggat 19 Desember, sebagaimana diwajibkan undang-undang yang disahkan Kongres pada akhir tahun lalu. Departemen Kehakiman justru merilis berkas secara bertahap dengan banyak penyuntingan.
Keduanya bahkan mengancam akan menggunakan kewenangan “inherent contempt” atau kewenangan bawaan Kongres terhadap Jaksa Agung Pam Bondi. Kewenangan ini, menurut Congressional Research Service, merupakan meka nisme Kongres untuk merespons tindakan yang menghambat proses legislasi. Khanna menulis, “Massie dan saya berbeda. Kami tidak hanya membuat meme atau pidato. Kami mengambil tindakan untuk melawan sistem yang korup.”
Profil Thomas Massie dan Ro Khanna
Baca Juga:Prabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti KenaAlan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan Michele
Thomas Massie, 54 tahun, mewakili daerah pemilihan keempat Kentucky dan bergabung dengan Kongres sejak 2012. Ia duduk di Komite Transportasi dan Infrastruktur serta Komite Kehakiman DPR. Sebelumnya, Massie menjabat judge executive di Lewis County, Kentucky. Ia merupakan lulusan Massachusetts Institute of Technology dengan gelar sarjana teknik elektro dan magister teknik mesin. Ia secara terbuka menentang Presiden Trump. Kemudian Trump berjanji akan berkampanye untuk penantang Massie dalam pemilihan pendahuluan.
Adapun Ro Khanna mewakili daerah pemilihan ke-17 California dan masuk Kongres pada 2017. Ia menjadi anggota Komite Angkatan Bersenjata, Komite Pengawasan, serta komite khusus persaingan strategis antara Amerika Serikat dan Partai Komunis Cina. Ia juga menjabat wakil ketua Kaukus Kongres untuk India dan warga Amerika keturunan India. Sebelum menjadi anggota Kongres, Khanna mengajar ekonomi di Universitas Stanford dan pernah menjabat wakil asisten menteri perdagangan pada pemerintahan Barack Obama.
Langkah Hukum ke Pengadilan
Dilansir dari Politico, Massie dan Khanna kini meminta hakim federal Paul E. Engelmayer di Distrik Selatan New York menunjuk seorang special master atau pejabat independen untuk mengawasi proses pembukaan dokumen Epstein. Dalam surat kepada hakim, keduanya menulis, “Sederhananya, Departemen Kehakiman tidak dapat dipercaya untuk melakukan pengungkapan wajib berdasarkan undang-undang tersebut.”
