Anwar menegaskan bahwa namanya dicatut tanpa sepengetahuan maupun persetujuannya. Sang Perdana Menteri merasa perlu meluruskan hal itu agar tidak menjadi bola liar di tengah masyarakat, mengingat rekam jejak kriminal Jeffrey Epstein yang bukan kaleng-kaleng.
“Baru hari ini saya tahu ada pihak luar yang ingin bertemu dan telah mengutip nama saya dalam e-mail yang terkait dengan kasus Epstein,” tulis Anwar.
Jeffrey Epstein sendiri merupakan kriminal asal Amerika Serikat yang terlibat dalam jaringan pelecehan seksual global dan perdagangan anak di bawah umur sebelum akhirnya ditemukan tewas di sel penjara pada 2019.
Baca Juga:Bareskrim Geledah Kantor PT Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Tindak Pidana Pasar ModalAnda Tertarik Kasus Jeffrey Epstein? Begini Cara Unduh dan Akses Dokumen Resmi Departemen Kehakiman AS
Anwar Ibrahim kemudian menutup pernyataannya dengan tagar #DoneExplain yang mengisyaratkan bahwa masalah itu telah dianggap selesai.
