Dokumen Rahasia Ungkap Ambisi Gila Jeffrey Epstein Lakukan Proyek Pembiakan Manusia

Pemodal AS Jeffrey Epstein tampak dalam foto yang diambil untuk daftar pelaku kejahatan seksual di Divisi Laya
Pemodal AS Jeffrey Epstein tampak dalam foto yang diambil untuk daftar pelaku kejahatan seksual di Divisi Layanan Peradilan Pidana Negara Bagian New York pada 28 Maret 2017.
0 Komentar

DOKUMEN hukum terbaru yang melibatkan mendiang miliarder Jeffrey Epstein kembali memicu kegaduhan publik. Bukan hanya soal daftar nama tokoh besar yang terlibat, kini ambisi gila Epstein untuk melakukan proyek pembiakan manusia (human breeding) kembali menjadi sorotan.

Miliarder ini dilaporkan memiliki obsesi untuk menghamili banyak wanita secara bersamaan demi menyebarkan DNA-nya, sebuah praktik eugenika modern yang ia rencanakan di peternakan mewahnya di New Mexico.

Rencana ‘Pabrik Bayi’ di New Mexico

Berdasarkan investigasi yang dilakukan New York Times berjudul Jeffrey Epstein’s Little Secret: He Hoped to Seed the Human Race With His DNA” di 2019, Epstein berencana menggunakan peternakan seluas 8.000 hektare miliknya di New Mexico, yang dikenal sebagai Zyzzyx, sebagai pusat operasional.

Baca Juga:Prabowo: Ada Simulasi Bila Terjadi Perang Dunia III, Kita Tidak Terlibat Pasti KenaAlan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan Michele

Ia mendiskusikan rencana untuk menghamili hingga 20 wanita sekaligus dalam satu waktu. Ambisi narsistik ini berakar pada keyakinannya bahwa ia memiliki materi genetik unggul yang harus diwariskan dalam skala besar untuk “memperbaiki” ras manusia.

Selain pembiakan manusia, dokumen tersebut juga menyinggung ketertarikan Epstein pada cryogenics, teknologi membekukan tubuh manusia dengan harapan bisa dihidupkan kembali di masa depan. Kombinasi antara obsesi pada DNA dan keabadian menunjukkan bahwa Epstein ingin mengontrol kehidupan manusia jauh melampaui batas moral dan hukum.

Para reporter Times menemukan bahwa Epstein tampaknya terobsesi dengan “transhumanisme”, keyakinan bahwa spesies manusia dapat secara sengaja ditingkatkan melalui terobosan teknologi, seperti rekayasa genetika dan kecerdasan buatan.

Pada tingkat yang paling baik, transhumanisme adalah keyakinan bahwa masalah umat manusia dapat diperbaiki, bahkan ditingkatkan, melalui teknologi seperti sibernetika dan kecerdasan buatan, namun pada tingkat yang paling jahat, transhumanisme sangat mirip dengan eugenika.

Eugenika adalah keyakinan bahwa umat manusia dapat ditingkatkan melalui perkembangbiakan terkontrol, memilih sifat-sifat yang lebih disukai dan meminimalkan sifat-sifat yang kurang diinginkan.

Alan Dershowitz, profesor emeritus hukum di Harvard dan mantan pengacara Epstein, mengatakan dalam investigasi New York Times bahwa Epstein terkadang mengarahkan percakapan tentang bagaimana meningkatkan ras manusia secara genetik, sebuah gagasan yang membuat Dershowitz ngeri karena tumpang tindih dengan teori Nazi tentang eugenika.

0 Komentar