Pembahasan juga menyoroti percepatan penyelesaian CoC di Laut China Selatan, yang diharapkan dapat disepakati pada tahun ini. Menlu RI menekankan bahwa finalisasi CoC adalah langkah penting untuk masa depan kawasan dan untuk menciptakan tatanan maritim yang stabil serta berbasis aturan.
Di tengah dinamika geopolitik global yang kompleks, menurut Sugiono, ASEAN perlu membangun ketahanan yang mandiri melalui penguatan sektor-sektor strategis seperti ketahanan ekonomi, energi, pangan, dan teknologi. Ia pun menyerukan agar ASEAN memperkuat pondasi politiknya, memastikan Asia Tenggara tetap menjadi zona perdamaian dan bukan panggung untuk proxy conflict.
“Kita harus berkembang memainkan peran yang lebih substantif. Kemitraan kita harus secara strategis memperkuat sentralitas, kesatuan dan stabilitas ASEAN,” tandasnya.
