PERDANA Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, menyarankan agar Andrew Mountbatten-Windsor bersedia memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat terkait hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein. Desakan ini muncul menyusul perilisan jutaan dokumen baru yang kembali menyeret nama mantan anggota keluarga kerajaan tersebut.
“Terkait kesaksian, saya selalu mengatakan siapa pun yang memiliki informasi harus bersedia membagikannya,” ujar Starmer kepada wartawan. “Anda tidak bisa mengaku berpihak pada korban jika tidak bersedia melakukannya. Korban Epstein harus menjadi prioritas utama.”
Foto Kontroversial dan Bocoran Email
Komentar PM Starmer dipicu rilisnya lebih dari tiga juta halaman dokumen oleh Departemen Kehakiman AS pada Jumat lalu. Di antara berkas tersebut, terdapat foto-foto yang menunjukkan Andrew sedang berlutut di atas seorang wanita yang terbaring di lantai. Lokasi foto tersebut diidentifikasi oleh BBC Verify memiliki dekorasi yang identik dengan rumah mewah Epstein di New York.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Selain foto, dokumen tersebut mengungkap korespondensi email tahun 2010 antara Epstein dan sosok yang disebut sebagai “The Duke”. Dalam email itu, Epstein mengundang Andrew untuk makan malam dengan seorang wanita Rusia berusia 26 tahun di London.
“The Duke” merespons dengan antusias dan menanyakan informasi tambahan mengenai wanita tersebut. Pesan ini dikirim hanya dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas kasus prostitusi anak di bawah umur pada 2008. Meski demikian, isi email tersebut tidak secara langsung mengindikasikan adanya tindakan ilegal.
Keterlibatan Sarah Ferguson dan Peter Mandelson
Dokumen terbaru ini juga mengungkap hubungan finansial antara Epstein dan mantan istri Andrew, Sarah Ferguson. File tersebut menunjukkan bahwa Epstein diduga telah membantu finansial Ferguson selama 15 tahun. Pada 2009, Ferguson dilaporkan mengirim email ucapan terima kasih kepada Epstein dan menyebutnya sebagai “saudara laki-laki yang selalu saya idamkan”.
Selain itu, dokumen mengungkap aliran dana dari Epstein sebesar £10.000 kepada pasangan Lord Mandelson, Reinaldo Avila da Silva, pada 2009. Lord Mandelson sendiri telah dipecat dari jabatannya sebagai Duta Besar Inggris untuk AS pada September tahun lalu setelah terungkap mengirim pesan dukungan kepada Epstein pasca-vonis hukumnya.
