Said Didi Ungkap Isi Pertemuan Tertutup Bareng Prabowo dan Sejumlah Tokoh Oposisi

Said Didu
Said Didu
0 Komentar

MANTAN Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu mengungkapkan isi pertemuannya bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh oposisi di kediaman Jalan Kertanegara 4 (K4) pada Jumat (30/1/2026) malam. Said Didu menyebut pertemuan tersebut berlangsung cukup panjang, mulai pukul 17.00 hingga sekitar 20.45 WIB.

“Bapak Presiden mempresentasikan sendiri terkait berbagai kebijakan strategis untuk percepatan perbaikan bangsa. Walau didampingi oleh sekitar 10 orang staf ‘kepercayaam’ tapi Bapak Presiden mempresentasikan sendiri,” kata dia dalam keterangannya dikutip di Jakarta, Minggu (1/2/2026).

Diskusi tersebut, kata Said Didu, sangat dinamis, dan Presiden mendengarkan dengan baik dalam berdiskusi yang membahas banyak isu strategis dan “sensitif” demi perbaikan bangsa ke depan. Di forum ini semua undangan juga bebas berbicara.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

“Kami ‘menyepakati’ bahwa agenda dan program pengembalian kedaulatan negara dan rakyat harus jadi prioritas serta pemberantasan korupsi, pengembalian sumber daya alam dan lain-lain,” ujar Said Didu yang mengungkap isi tertemuan tersebut melalui unggahan di akun X pribadinya.

Ia melanjutkan, isu-isu strategis dan sensitif seperti reformasi Polri, Boarding of Peace Gaza juga dibahas serta isu-isu lainnya. Hal ini menunjukkan Presiden Prabowo sangat terbuka untuk berdiskusi.

Setelah pertemuan tersebut, sambung Said Didu, pihaknya akan “beroposisi” kepada pihak-pihak yang menghalangi agenda pengembalian kedaulatan politik, ekonomi, hukum, sumber daya alam, dan kedaulatan wilayah yang telah “direbut” oleh oligarki bersama antek-anteknya.

Terakhir, Said Didu lantas menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo atas diskusi tersebut. “Terima kasih kepada Presiden Prabowo atas penerimaannya dan berkenan berdiskusi dengan kami,” kata dia.

Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto sempat bertemu dengan tokoh-tokoh yang dinilai sebagai oposisi pemerintah untuk membahas kondisi bangsa, Jumat (30/1/2026).

“Tadi malam Bapak Presiden dan beberapa tokoh tokoh nasional yang tanda kutip mengatakan oposisi,” ujar Sjafrie saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia yang mengikuti retreat di fasilitas Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan di Cibodas, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

0 Komentar