Basarah menguatkan pernyataan tersebut dengan membagikan pengalamannya mendampingi Megawati dalam rapat-rapat dewan juri Zayed Award. “Dalam berbagai rapat saat itu, Ibu Megawati mampu meyakinkan para dewan juri bahwa NU dan Muhammadiyah layak menjadi pemenang,” kata Basarah.
Selain menghadiri seremoni Zayed Award 2026, Megawati juga dijadwalkan menjadi pembicara dalam forum International Human Fraternity Majlis yang membahas isu kepemimpinan perempuan. Dalam forum tersebut, Megawati akan berbicara bersama sejumlah pemimpin perempuan dunia, antara lain Ibu Negara Lebanon Nehmat Aoun, Ibu Negara Pakistan Aseefa Bhutto Zardari, Ibu Negara Kolombia Veronica Alcocer Garcia, serta tokoh perempuan internasional lainnya.
Tak hanya itu, Megawati juga diagendakan melakukan pertemuan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan. “Pertemuan dengan Pangeran Khaled UEA ini menjadi momen spesial, mengingat pada tahun 2025 lalu Ibu Megawati juga pernah bertemu langsung dengan Pangeran Al Nahyan,” tutup Basarah.
