Kemendikdasmen Paparkan Aplikasi Super Rumah Pendidikan yang Diakses Guru, Siswa hingga Orang Tua

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Hackathon Rumah Pendidikan, yang digelar
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Hackathon Rumah Pendidikan, yang digelar oleh Pusdatin sebagai wadah pengembangan inovasi teknologi pendidikan. (Foto: Kemendikdasmen)
0 Komentar

Dari jenjang PAUD, misalnya, muncul gim pembelajaran berbasis petualangan yang menggabungkan elemen suara, visual, dan gerakan tubuh untuk mengatasi kebosanan anak saat belajar.

Sementara dari jenjang SMK, lahir gim edukasi berbasis simulasi dan permainan aktif yang membantu siswa memahami materi teknis seperti Internet of Things (IoT) serta jaringan LAN dan WAN secara lebih kontekstual.

Adapun pemenang utamanya untuk jenjang PAUD diraih oleh TK Surya Buana dari Prov. Jawa Timur, TK IT Al-Bushra Hasyimiyah, Prov. Nusa Tenggara Barat, dan PAUD Satu Al Umm Barabai, Prov. Kalimantan Selatan.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Selanjutnya jenjang SD (SDN 3 Sukahurip Jabar, SD Negeri Kradenan 01 Jateng, dan SDN Soekaraja Kidul, Jateng), SMP (SMP Islam As Shofa Riau, SMP Negeri 1 Nglipar, DI Yogyakarta, dan SMP Negeri 4 Satu Atap Kragan, Jateng).

Kemudian jenjang SMA (SMA Negeri 6 Bandung, Jabar, SMA Negeri 75 Jakarta, SMA 1 Bintan Pesisir, Kepulauan Riau), dan SMK (SMK Telkom Banjarbaru, Kalimantan Selatan, SMK IT As-Syifa Boarding School, Jabar, dan SMK Negeri 2 Bangkalan, Jatim).

Kemendikdasmen melalui Pusdatin menegaskan, berbagai inovasi hasil hackathon tersebut akan terus dikembangkan dan diintegrasikan sebagai sumber belajar digital dalam Aplikasi Super Rumah Pendidikan. Langkah ini diharapkan dapat memperkaya konten pembelajaran, mendorong kreativitas satuan pendidikan, serta mempercepat transformasi digital pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan super aplikasi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, Rumah Pendidikan diproyeksikan menjadi tulang punggung ekosistem pendidikan digital nasional, bukan sekadar platform teknologi, tetapi ruang bersama untuk belajar, berinovasi, dan tumbuh bersama di era digital.

0 Komentar