Istana Benarkan Presiden Prabowo Bertemu dengan Sejumlah Tokoh: Ndak Ada yang Oposisi, Itu Tokoh Masyarakat

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi/ist
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi/ist
0 Komentar

MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, membenarkan Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan sejumlah tokoh pada kemarin malam. Namun, dia menyebut pertemuan itu bukan dengan tokoh oposisi.

Pras mengungkap yang ditemui Prabowo merupakan tokoh masyarakat dalam rangka berdialog terkait program-program pemerintah. Dia memastikan pertemuan itu pasti berorientasi pada kepentingan negara.

“Ndak, ndak ada yang oposisi. Itu kan tokoh-tokoh masyarakat juga yang Bapak Presiden terbuka untuk berdialog, menerima masukan,” katanya kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

“Kemudian juga beliau menjelaskan program-program yang dalam satu tahun lebih, beberapa bulan ini beliau jalankan yang semua memang berorientasi untuk kepentingan rakyat, orientasi untuk kepentingan bangsa dan negara,” lanjut Pras.

Dia kemudian membeberkan sejumlah tokoh yang ada dalam pertemuan itu di antaranya Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro dan mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn) Susno Duadji.

“Di antaranya ada Profesor Siti Zuhro, ada diskusi mengenai masalah kepemiluan. Kemudian ada Pak Susno, berdiskusi masalah penegakan hukum. Macam-macam di situ ada beberapa banyak,” tutur Pras.

Pertemuan dilakukan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan. Pras menyatakan tak ada ketua umum partai politik dalam pertemuan itu.

“Nggak, nggak ada (ketua umum atau tokoh parpol),” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, mengatakan Presiden Prabowo sempat bertemu dengan tokoh-tokoh oposisi pemerintah pada Jumat malam kemarin. Pertemuan itu membahas kepentingan negara.

“Tadi malam Bapak Presiden dan beberapa tokoh tokoh nasional yang tanda kutip mengatakan oposisi,” kata Sjafrie, saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia yang mengikuti retret di fasilitas Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan di Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilansir Antara, Sabtu (31/1).

Sjafrie mengatakan pertemuan itu membahas tentang bagaimana negara harus dikelola secara baik oleh seluruh pihak. Sejauh ini, kata dia, banyak pihak yang kerap membuat kondisi negara tidak diuntungkan dari segi pemanfaatan sumber daya alam hingga perputaran keuangan.

0 Komentar