DEPARTEMEN Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) resmi merilis “tranche” terakhir dari dokumen investigasi Jeffrey Epstein pada Jumat (30/1) hingga Minggu (1/2/2026). Tumpukan data setebal 3 juta halaman ini memunculkan nama-nama baru dari kalangan selebritas papan atas, miliarder teknologi, hingga bangsawan, yang sebelumnya tidak banyak terekspos dalam rilis tahun 2024 lalu.
Penting dicatat: Penyebutan nama dalam dokumen ini tidak serta-merta membuktikan kesalahan pidana. Sebagian besar nama muncul dalam laporan “tips” masyarakat ke FBI (intake reports), log email, atau buku tamu, yang memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Daftar Tokoh yang Disebut dalam Dokumen Februari 2026
Jay-Z dan Harvey Weinstein
Kejutan terbesar dalam rilis kali ini adalah munculnya nama rapper Jay-Z dalam sebuah laporan “crisis intake” FBI. Seorang korban anonim (Jane Doe) melaporkan kepada FBI bahwa ia pernah terbangun di sebuah ruangan di mansion Epstein bersama produser Harvey Weinstein dan Jay-Z.
Status: Laporan masyarakat (tip) ke FBI.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Konteks: Korban mengaku dibius sehingga ingatannya kabur. Hingga kini, belum ada dakwaan resmi terkait klaim ini.
Elon Musk
CEO Tesla ini kembali sorotan setelah serangkaian email tahun 2012 terungkap. Dalam korespondensi tersebut, akun yang diduga milik Musk bertanya kepada Epstein mengenai jadwal “pesta paling gila” (wildest party) di pulau pribadi Little St. James.
Pembelaan: Musk membantah pernah menginjakkan kaki di pulau tersebut dan menyebut interaksinya hanya sebatas urusan bisnis yang tidak berlanjut.
Pangeran Andrew (Andrew Mountbatten-Windsor)
Adik Raja Charles III ini menghadapi bukti baru yang memberatkan. Email tahun 2010—dua tahun setelah Epstein divonis pedofil—menunjukkan Andrew mengundang Epstein ke Istana Buckingham. Selain itu, dokumen menyebutkan adanya foto Andrew yang sedang “berlutut” di dekat seorang wanita.
Bill Gates
Dokumen baru memuat catatan email tahun 2013 di mana Epstein mengklaim bahwa pendiri Microsoft ini meminta bantuan medis terkait dugaan penyakit menular seksual setelah pertemuan dengan “gadis-gadis Rusia”.
Respon: Juru bicara Gates membantah keras dan menyebut klaim dalam catatan Epstein tersebut sebagai fabrikasi total.
Tokoh Lainnya
Pusha T (Rapper): Disebut dalam laporan korban sebagai seseorang yang bertindak sebagai “handler” atau pengawas.
