PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan banyak isu dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh nasional ‘oposisi’ pada Jumat (30/1/2026).
Pertemuan yang dilakukan di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan tersebut dijadikan diskusi antara pemerintah dan tokoh-tokoh nasional.
Salah satu orang yang diundang dalam pertemuan di Kertanegara yakni mantan Ketua KPK, Abraham Samad. Dia menyebut Prabowo banyak berdiskusi tentang berbagai isu terkait pemberantasan korupsi hingga pelindungan aset dan sumber daya alam (SDA).
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Menurutnya, Prabowo menyampaikan jika pemerintah sudah membentuk satuan tugas khusus (satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) untuk melindungi sumber daya alam (SDA) Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk menertibkan pihak-pihak swasta yang mengeruk keuntungan pribadi.
Samad mengatakan upaya penyelamatan SDA pernah dilakukannya saat jadi pimpinan KPK, namun ketika itu belum dibentuk satgas.
“Jadi sebanarnya ini sudah pernah ada. Oleh karena itu saya bilang fokus utama pemberantasan korupsi juga bisa diarahkan kepada penyelamatan sumber daya alam, saya bilang. Kalau kita ingin revenue kita bagus, kalau kita ingin pendapatan negara kita bagus, selamatkan sumber daya alam kita,” kata Samad kepada wartawan di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Dia menambahkan, dalam diskusi tersebut, Prabowo juga menyampaikan tekadnya untuk memerangi oligarki yang mengganggu sumber daya alam. Samad menyebut, Prabowo akan mengejar dan enggan bernegosiasi dengan oligarki mengeruk keuntungan pribadi dari SDA Indonesia.
“Dia menyampaikan bahwa saya akan mengejar oligarki yang merusak sumber daya alam, yang merampok negara sampai kapanpun juga, dia bilang begitu. Nah itu komitmen dia bahwa dia akan memburu oligarki, siapapun oligarki itu dia bilang. Mau 9 naga, dia bilang, dia sebut, mau 9 naga, siapapun dia akan mengejar, dan dia tidak akan bernegosiasi. itu janji dia ke kita, itu janji kan,” imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto sempat bertemu dengan tokoh-tokoh yang dinilai sebagai oposisi pemerintah untuk membahas kondisi bangsa, Jumat (30/1/2026).
“Tadi malam Bapak Presiden dan beberapa tokoh tokoh nasional yang tanda kutip mengatakan oposisi,” ujar Sjafrie saat memberikan materi kepada anggota Persatuan Wartawan Indonesia yang mengikuti retreat di fasilitas Pusat Kompetensi Bela Negara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan di Cibodas, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).
