Gelombang demonstrasi meluas ke luar Minnesota. Penyelenggara memperkirakan sedikitnya 250 aksi digelar di 46 negara bagian, termasuk di kota-kota besar seperti New York, Los Angeles, Chicago, dan Washington, dengan slogan, “No work. No school. No shopping. Stop funding ICE.”
Kepala FBI Lokal Dicopot
Sementara itu, dampak peristiwa di Minneapolis turut merembet ke pemerintahan federal. Kepala sementara kantor lapangan Federal Bureau of Investigation (FBI) Minneapolis, Jarrad Smith, dicopot dari jabatannya dan dipindahkan ke kantor pusat FBI di Washington, menurut dua sumber yang mengetahui keputusan tersebut.
Kantor FBI Minneapolis terlibat dalam operasi pengerahan federal serta penyelidikan penembakan Pretti dan Good, juga penanganan aksi protes di sebuah gereja yang berujung pada dakwaan terhadap mantan pembawa acara CNN Don Lemon.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
FBI menangkap Lemon pada Jumat, sementara Departemen Kehakiman AS mendakwanya melanggar hukum federal terkait aksi protes di dalam sebuah gereja di St. Paul, Minnesota, awal bulan ini.
Pengacaranya menyebut langkah tersebut sebagai serangan terhadap kebebasan pers. Setelah menyatakan tidak bersalah, Lemon mengatakan, “Saya tidak akan dibungkam. Saya menantikan hari saya di pengadilan.”
Di sisi lain, The New York Times melaporkan, mengutip memo internal ICE, bahwa agen federal kini diberikan kewenangan lebih luas untuk melakukan penangkapan tanpa surat perintah. Kebijakan ini memperluas ruang gerak agen ICE tingkat bawah untuk melakukan penyisiran terhadap orang-orang yang dicurigai sebagai imigran tidak berdokumen.
Penolakan terhadap kebijakan imigrasi pemerintahan Trump juga berpotensi memicu penutupan sebagian pemerintahan federal, setelah legislator Partai Demokrat di Kongres menentang pendanaan untuk Departemen Keamanan Dalam Negeri AS yang membawahi ICE.
