Jenazah Lula Lahfah Tidak Diautopsi, Penyebab Kematian Selebgram Ini Tak Bisa Disimpulkan dan Kasus Dihentikan

Polisi menunjukkan kamera pengawas (CCTV) pemengaruh (influencer) Lula Lahfah di apartemen sebelum ditemukan m
Polisi menunjukkan kamera pengawas (CCTV) pemengaruh (influencer) Lula Lahfah di apartemen sebelum ditemukan meninggal dunia, Jakarta, Jumat (30/1/2026) Jakarta (DMS)
0 Komentar

PIHAK keluarga memutuskan jenazah Lula Lahfah tidak diautopsi. Keputusan tersebut membuat penyebab kematian Lula Lahfah tak bisa disimpulkan.

“Kita tidak bisa menjawab akibat apa, kita tidak bisa menyimpulkan karena tidak dilakukan autopsi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam jumpa pers di Polres Metro Jaksel, Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Budi menyampaikan hal itu saat ditanya wartawan soal apakah Lula Lahfah meninggal karena menghirup dinitrogen oksida (N2O) atau yang dikenal sebagai gas tertawa. Budi mengatakan penyebab kematian Lula Lahfah tidak diketahui karena autopsi tidak dilakukan.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

“Tadi penjelasan Kasat Reskrim bahwa pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi karena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan,” kata dia.

Polisi menghentikan pengusutan kasus kematian Lula Lahfah karena tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun unsur pelanggaran pidana lain.

“Sehingga perkara ini, peristiwa ini, oleh Satreskrim Polres Jakarta Selatan dinyatakan dihentikan karena tidak ditemukannya tindak pidana dan perbuatan melawan hukum,” ucapnya.

Tak Ada Unsur Pidana

Di lokasi yang sama, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengatakan penyidik tidak menemukan kekerasan dan upaya melawan hukum. Dia menyebut tidak ada unsur pidana dalam kasus ini.

“Sudah cukup bahwa tidak ditemukan ada peristiwa pidana dan kita harus melaksanakan penghentian penyelidikan di sini terkait penemuan jenazah dari Saudari LL,” kata AKBP Iskandarsyah.

Polisi telah melakukan pemeriksaan bukti-bukti dan meminta ketengan saksi. Polisi tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan di tubuh jenazah.

“Kondisi Saudari LL ini meninggal dunia dengan kehabisan napas dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan,” katanya.

Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Lula ditemukan tewas di kamar apartemennya di Kebayoran Baru, Jaksel pada Jumat (23/1). Polisi sempat menunjukkan aktivitas Lula sebelum ditemukan tewas.

0 Komentar