POLISI menghadirkan dokter yang pertama kali memeriksa jenazah Lula Lahfah saat ditemukan meninggal dunia di kamar apartemen kawasan Jakarta Selatan. Dokter yang memeriksa Lula menjelaskan kondisi Lula saat pertama kali melakukan pemeriksaan.
“Saya tiba di lantai 25 tersebut sudah ada kepolisian dan rekan-rekan almarhum dan saya diminta untuk segera melakukan pemeriksaan,” kata dr Rizki Nirwandhi Putra di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Rizky mengatakan hadir ke lokasi atas permintaan dari pihak kerabat Lula. Dia menjelaskan, saat awal tiba di kamar Lula, tubuh selebgram itu telah terbujur kaku.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
“Saat saya temui kondisi almarhum sudah tidak sadar, lalu saya lakukan pemeriksaan untuk denyut nadinya, denyut jantung, melihat pergerakan dinding napasnya, mencoba mengukur tensi, suhu, dan pemeriksaan tanda-tanda vital lainnya pada saat itu saya tidak berhasil meraba nadi,” katanya.
Setelah tidak ditemukan adanya tanda-tanda kehidupan, Rizky kemudian melanjutkan SOP penanganan jenazah. Dia melakukan dokumentasi terhadap jenazah Lula hingga mencatat diagnosis awal terkait kematian Lula.
“Setelah saya menyatakan almarhum telah tiada, bagaimana SOP yang berlaku, praktik saya yang berasal dari salah satu klinik di Depok, maka adalah kewajiban saya mendokumentasikan temuan pemeriksaan saya dan kesimpulan sementara saya, dugaan diagnosa sementara saya dalam bentuk surat,” katanya.
“Setelah itu saya kirimkan ke salah satu perwakilan rekan beliau, saya kirimkan file-nya dalam bentuk pdf untuk sementara seandainya diperlukan guna pengurusan pemakaman oleh pihak keluarga,” sambungnya.
Polisi hari ini mengumumkan hasil penyelidikan penyebab kematian Lula Lahfah. Polisi menyatakan tidak ada unsur pidana dari tewasnya selebgram tersebut.
