Pesawat Bawa 15 Orang Penumpang, Termasuk Anggota Parlemen Kolombia Jatuh di Pegunungan: Semua Tewas

Puing-puing kecelakaan pesawat di Kolombia. (Foto: Notiplaya/ Reuters)
Puing-puing kecelakaan pesawat di Kolombia. (Foto: Notiplaya/ Reuters)
0 Komentar

PESAWAT bermesin ganda yang membawa 15 orang penumpang, termasuk seorang anggota parlemen Kolombia, jatuh di daerah pegunungan dekat perbatasan Venezuela pada Rabu (28/1).

Pesawat yang dioperasikan perusahaan penerbangan negara Kolombia Satena itu dijadwalkan terbang selama 23 menit. Insiden tersebut menewaskan semua penumpang dan awak pesawat.

Dilansir AFP, pesawat jenis Beechcraft 1900 itu diketahui lepas landas dari kota perbatasan Kolombia, Cucuta, dan hilang kontak dengan menara pengontrol lalu lintas udara sesaat sebelum dijadwalkan mendarat di Ocana.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Pihak berwenang menyebut terdapat 13 penumpang dan dua awak pesawat dalam penerbangan tersebut.

“Tidak ada yang selamat,” kata seorang pejabat otoritas penerbangan kepada AFP. Penyebab kecelakaan juga belum diketahui secara pasti.

Pemerintah setempat kini telah mengerahkan Angkatan Udara untuk melakukan pencarian di daerah sekitar lokasi pesawat yang jatuh di wilayah pegunungan Andes itu.

Gubernur Negara Bagian Santander Utara, William Villamizar, mengatakan sejauh ini tujuh jenazah telah ditemukan.

Di antara korban tewas adalah anggota DPR Kolombia Diogenes Quintero dan politikus lainnya Carlos Salcedo.

0 Komentar