Netanyahu menambahkan bahwa “tidak akan ada akses terbuka -,tidak akan dibuka untuk barang. Orang-orang keluar, orang-orang masuk-, tetapi mereka diperiksa, diperiksa secara menyeluruh (oleh Israel).”
“Israel akan mempertahankan kendali keamanan atas seluruh wilayah dari Sungai Yordan hingga laut, dan itu berlaku untuk Jalur Gaza juga,” katanya.
Ia juga mengulangi pernyataannya bahwa Qatar dan Turki tidak akan mengirimkan pasukan ke Gaza, setelah kedua negara tersebut mendapatkan kursi di badan yang bertugas mengawasi pemerintahan Gaza pascaperang.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
“Saya mendengar bahwa kita akan membawa tentara Turki dan tentara Qatar ke Gaza. Itu juga tidak akan terjadi,” tambah Netanyahu.
Board of Peace diresmikan oleh Trump di sela-sela pertemuan World Economid Forum (WEF) di Davos, Swiss pekan lalu. Setiap anggota diminta untuk membayar iuran sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp17 triliun.
