Selain karena adanya potensi perang dagang AS dan Uni Eropa, seruan pemboikotan Piala Dunia 2026 juga meluas karena kejengkelan fans sepak bola melihat kedekatan Presiden FIFA Gianni Infantino dengan Donald Trump.
Salah satu yang disorot dari asosiasi sepak bola dunia itu adalah ketika Infantino memberikan penghargaan perdamaian atas nama FIFA ke Trump pada Desember 2025 lalu. Penghargaan bernama FIFA Peace Prize itu baru dibuat belakangan dan Trump merupakan pemenang pertamanya.
Menurut Mogens Jensen, politisi Denmark ini menilai bahwa penghargaan itu merupakan isyarat yang mengkhawatirkan bahwa Piala Dunia 2026 telah menjadi alat propaganda Trump.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
“Saya merasa khawatir ketika melihat FIFA tiba-tiba berpikir bahwa presiden AS pantas mendapatkan hadiah perdamaian, yang belum pernah ada sebelumnya. Saya tidak tahu atas dasar apa FIFA tiba-tiba perlu memberikan hadiah perdamaian, tetapi ini bisa menjadi peringatan tentang apa yang mungkin menanti kita ketika turnamen tersebut berlangsung di AS,” katanya.
Sejauh ini, ancaman pengenaan tarif impor dilayangkan AS kepada 8 negara Eropa anggota NATO, yakni Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia.
Dari kedelapan negara tersebut, hanya Finlandia yang telah dipastikan tak lolos Piala Dunia 2026. Jerman, Prancis, Belanda, dan Inggris (termasuk Skotlandia) telah dipastikan lolos. Sementara Denmark, Swedia, dan Irlandia Utara (sebagai bagian Inggris) kini masih berada di babak play-off.
Meskipun tak semua negara Eropa yang lolos Piala Dunia 2026 menerima ancaman tarif impor, namun potensi perang dagang antara AS dan Uni Eropa memungkinkan seluruh negara Eropa menerapkan sikap yang sama.
Hal tersebut dikarenakan negara-negara Eropa beberapa kali menggunakan olahraga sebagai bagian dari sikap politik.
Meskipun UEFA kerap dikritik karena sikap “netral” terhadap situasi di Gaza, namun negara seperti juara bertahan Euro, Spanyol, sempat menyerukan pemboikotan Piala Dunia 2026 jika Israel lolos ke putaran final ajang tersebut.
Spanyol dan Belanda juga jadi salah satu negara yang menyatakan pemboikotan Kontes Lagu Eurovision karena genosida Israel di Gaza. Dalam gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar, timnas Norwegia mengenakan kaus protes untuk mendukung pekerja migran yang dikabarkan tewas kelelahan dalam persiapan ajang tersebut.
