BERITA Venezuela terbaru mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebut “discombobulator” sebagai salah satu senjata yang digunakan dalam operasi militer.
Senjata ini dilibatkan dalam penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari 2026 lalu. Punya nama aneh, apa sebenarnya senjata itu?
Penggunaan kata “discombobulator” disebut Trump dalam wawancaranya untuk New York Post yang terbit pada Sabtu (24/1/2026) lalu. Trump mengatakan perangkat itu telah digunakan, meskipun ia tidak diperbolehkan banyak membahasnya.
“Discombobulator, [tapi] saya tidak diizinkan untuk membicarakannya,” sebut Trump.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Akan tetapi, melansir CNN, meskipun Trump menyebutkannya tetapi senjata bernama aneh itu masih diliputi misteri, baik tentang bagaimana bentuknya hingga apakah betulan ada.
Dalam wawancaranya, Trump hanya menjelaskan bahwa “discombobulator” memiliki peran penting dalam operasi penculikan Maduro. Perangkat ini disebutnya “membuat peralatan [musuh] tak berfungsi”.
Matinya perangkat militer Venezuela ketika serangan AS terjadi sebelumnya memang pernah dilaporkan. Beberapa hari pasca 3 Januari, muncul kesaksian yang diduga berasal dari seorang tentara penjaga di Venezuela.
Kesaksian tersebut diunggah ulang oleh Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt di media sosial. Dalam kesaksian itu, perangkat militer Venezuela sempat mati mendadak tanpa konfirmasi sesaat sebelum serangan terjadi.
“Kami berjaga, tapi tiba-tiba semua sistem radar kami mati tanpa penjelasan apa pun,” tulis keterangan tersebut, dikutip dari New York Post.
Apa yang disebut Trump sebagai “discombobulator” kemungkinan adalah perangkat yang menyebabkannya. Namun, seturut keterangan seorang pejabat senior AS kepada CNN, hal itu masih sulit untuk dikonfirmasi.
Pejabat senior yang tak disebutkan identitasnya itu menyatakan bahwa Trump mungkin mencampuradukkan berbagai alat pengacak sinyal, lalu menamainya “discombobulator”. Menurutnya, senjata ini merupakan gabungan berbagai perangkat dengan fungsi spesifik masing-masing.
Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana
Operasi penculikan Maduro oleh pasukan AS dilaporkan menggunakan berbagai perangkat khusus, selain senjata pelumpuh seperti senapan dan helikopter dengan rudal. Salah satu alat yang dilaporkan adalah perangkat sistem akustik yang berguna untuk mengacaukan koordinasi personel musuh di lapangan.
Militer AS juga jauh sebelumnya dilaporkan memiliki senjata sinar panas yang disebut “active denial system” (ADS). Alat ini dapat mengeluarkan sinar gelombang elektromagnetik berdenyut terarah. Sinar ini tak mematikan, tetapi dapat menembus kulit manusia dan menciptakan sensasi panas.
