Update Data Korban Tanah Longsor di Bandung Barat: 9 Ditemukan Meninggal Dunia, 81 Hilang

Bencana tanah longsor dahsyat menerjang kawasan kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Babakan, Desa Pasi
Bencana tanah longsor dahsyat menerjang kawasan kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. (IST)
0 Komentar

OPERASI pencarian terhadap korban tanah longsor yang melanda Desa Pasir Langu, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat telah memasuki hari ke tiga. Data sementara per Ahad (25/1) pukul 12.00 WIB tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) gabungan berhasil menemukan sembilan korban meninggal dunia.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut selain korban meninggal terdapat 23 jiwa dilaporkan selamat dan belum ditemukan 81 jiwa, sehingga total korban terdampak berjumlah 113 jiwa. Angka jumlah korban ini bersifat sementara dan masih akan terus dilaksanakan verifikasi di lapangan.

“Terhadap sembilan korban meninggal yang sudah teridentifikasi, lima korban sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga dan empat orang korban masih di Posko Disaster Victim Identification (DVI),” kata Abdul melalui keterangan tertulis, Ahad (25/1/2026).

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Abdul juga menyebut pengerahan alat berat juga telah dilakukan. Namun kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan dalam melakukan operasi pencarian.

“Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bandung Barat bersama lintas instansi gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pemantauan di lokasi terdampak, termasuk proses pencarian korban serta pendataan rumah terdampak,” katanya mengakhiri.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming pada Ahad meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, KBB, Jawa Barat. Dalam kunjungannya, Gibran meminta seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah memaksimalkan penanganan di lapangan, terutama bagi kelompok rentan di pengungsian.

“Saya minta maaf ya bapak ibu atas kejadian ini ini sedang usaha keras semaksimal mungkin di lapangan tim sudah turun semua,” kata Gibran dalam sambutannya di lokasi.

Gibran menegaskan, kebutuhan dasar pengungsi harus menjadi prioritas utama. Ia secara khusus menyoroti pemenuhan makanan, layanan kesehatan, serta perlindungan bagi anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.

“Saya titip…saya mohon terutama untuk yang anak-anak ibu hamil lansia difabel tolong diprioritaskan makan tiga kali sehari obat-obatan harus tersedia semua,” ujar Gibran.

Ia juga memastikan alat berat telah mulai dioperasikan untuk mempercepat penanganan di lokasi bencana. Namun demikian, warga diminta bersabar dan tetap berada di tempat yang telah ditentukan agar proses evakuasi dan penanganan dapat berjalan optimal.

0 Komentar