Update Data Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera: 1.201 Tewas

Bencana Sumatera (IST)
Bencana Sumatera (IST)
0 Komentar

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal akibat bencana ekologis Sumatera mencapai 1.201 orang per Ahad pagi, 25 Januari 2026. Rinciannya, 562 orang di Aceh, 375 orang di Sumatera Utara, dan 265 orang di Sumatera Barat.

“Tiga daerah tertinggi yaitu Aceh Utara sebanyak 246 orang, Agam sebanyak 194 orang, dan Tapanuli Tengah sebanyak 130 orang,” dikutip dari data Geoportal milik BNPB, Minggu, 25 Januari 2026.

Korban hilang bencana Sumatera mencapai 142 orang. Jumlah ini berkurang 1 orang dibandingkan Kamis, 22 Januari 2026.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Sementara itu, jumlah pengungsi ada 113.900 orang. Tiga daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak yaitu Aceh Utara 33.300 orang, Gayo Lues sebanyak 18.900 orang, dan Pidie Jaya sebanyak 14.800 orang.

Total jumlah rusak sebanyak 170.050 unit. Rinciannya, 53.412 rusak berat, 45.082 unit rusak sedang, dan 76.553 unit rusak ringan.

Sejauh ini ada 215 unit fasilitas kesehatan yang rusak dan 4.456 unit fasilitas sekolah rusak. Sedangkan, 803 rumah ibadah rusak, 810 jembatan terdampak, dan 2.164 jalan terdampak.

Kamis, 22 Januari 2026 lalu, BNPB melaporkan 1.200 korban meninggal akibat bencana Sumatera. Daerah paling banyak ditemukan korban meninggal yaitu Aceh Utara sebanyak 245 orang. Masih ada 143 orang yang dinyatakan hilang. Jumlah ini bertambah 2 orang dibandingkan Jumat, 16 Januari 2026 lalu.

0 Komentar