TNI Rebut Markas Sisibia dan Yalenang Sita Barang Bukti, Diduga Pusat OPM Kodap XVI/Yahukimo

Barang bukti yang disita TNI dari markas KKB
Barang bukti yang disita TNI dari markas KKB
0 Komentar

SATUAN Tugas (Satgas) Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil merebut markas utama Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XVI/Yahukimo dalam serangan pada Kamis (22/1) lalu.

Markas OPM tersebut berada di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. “Keberhasilan merebut dua markas OPM Kodap XVI/Yahukimo ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme prajurit TNI di medan operasi,” kata Panglima Koops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto dalam keterangannya, Sabtu (24/1).

Pengambilalihan diawali dengan patroli keamanan pada Rabu malam (21/1). Kemudian tejadi kontak senjata pada Kamis dini hari. Beberapa anggota OPM tewas. Namun, belum diungkap identitas mereka.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Perebutan markas OPM itu disertai penguasaan Jalan Gunung sehingga menjadi langkah strategis untuk memutus ruang gerak dan jalur logistik OPM serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Yahukimo.

Satgas Koops TNI Habema berhasil menguasai Markas Sisibia dan Markas Yalenang yang selama ini diduga menjadi pusat kegiatan OPM Kodap XVI/Yahukimo.

Aparat menyita senjata api dan amunisi, puluhan selongsong peluru, alat komunikasi, perangkat navigasi, telepon genggam, senjata tajam, perlengkapan panah, bendera Bintang Kejora, serta dokumen milik TPNPB Kodap XVI/Yahukimo.

0 Komentar