Yogyakarta Dihantam Angin Kencang Akibat Pengaruh Tidak Langsung Siklon Tropis 'Luana'

BMKG ungkap penyebab angin kencang yang melanda wilayah Jateng dan DIY hari ini (Instagram// @infobmkg)
BMKG ungkap penyebab angin kencang yang melanda wilayah Jateng dan DIY hari ini (Instagram// @infobmkg)
0 Komentar

WILAYAH Daerah Istimewa Yogyakarta dilanda angin kencang sejak Jumat malam lalu dan terus berlanjut hingga Sabtu siang. Situasi dan kejadian ini dipicu oleh aktivitas angin kencang di lapisan udara atas yakni 925 mb (762 meter) di sekitar wilayah Jawa dengan kecepatan berkisar antara 10 – 45 Knots (18 – 83 km/jam).

Hal ini diakibatkan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis “Luana” di Sekitar Pantai Barat Laut Australia.

Hari Sabtu siang, di Kabupaten Sleman, angin kencang menyapu 11 kapanewon yang menyebabkan dua orang yang berboncengan sepeda motor meninggal di tempat kejadian karena tertimpa pohon tumbang jenis randu milik Universitas Gadjah Mada.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Pohon tumbang ini adalah pohon randu di Jalan Baru Notonegoro, Karangmalang, Caturtunggal, Depok, Sleman dalam pagar kampus. Namun pohon dengan diameter bagian bawah hampir dua meter ini tumbang ke arah jalan sehingga menyebabkan jalan tersebut tertutup.

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. “Korban yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut berinisial S, 60 tahun dan cucunya AA yang berusia 6 tahun. Keduanya adalah warga Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Menerima laporan, Polresta Sleman segera menerjunkan tim bergabung dengan unsur Basarnas Sleman, Damkar UGM, TNI serta masyarakat setempat untuk melakukan evakuasi dan pembersihan lokasi.

Angin kencang di Sleman ini tercatat pula 62 pohon tumbang, 14 akses jalan terganggu, jaringan listrik di 13 titik putus, 35 rumah rusak, 6 kendaraan rusak dan 1 jaringan internet terputus.

Sementara di Kota Yogyakarta dilaporkan 16 titik terdampak di 8 Kemantren Mergangsan, Kotagede, Gondomanan, Gedongtengen, Jetis, Umbulharjo, Kraton, Gondokusuman dengan dampak 14 pohon tumbang, 1 Tempat Usaha, 1 tower di Kabupaten Bantul 8 titik kejadian di 3 Kapanewon: Banguntapan, Sewon dan Pleret. Berdampak 7 Pohon tumbang, 1 rumah rusak, 1 akses jalan nasional. Di Kabupaten Kulon Progo 1 titik di Kapanewon Kalibawang, 1 rumah rusak dan 1 pohon tumbang serta di Kabupaten Gunungkidul nihil kejadian.

0 Komentar