KOTA Sukabumi, Jawa Barat, diterjang angin kencang, Sabtu (24/1). Akibatnya, dilaporkan terjadi sejumlah bencana dampak angin kencang tersebut.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sejak pagi kecepatan angin mengalami peningkatkan dibanding biasanya. Data yang tercatat, kecepatan angin mencapai 11,4 kilometer per jam.
Kondisi itu mengakibatkan terjadi bencana. Terutama pohon tumbang yang terjadi di beberapa lokasi.
Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan hasil asesmen di lapangan hingga pukul 16.57 WIB, angin kencang menimbulkan bencana di 19 lokasi. Mayoritas kejadian bencana pohon tumbang.
“Dari 19 kejadian dampak angin kencang, 11 kejadian di antaranya pohon tumbang. Sisanya atap rumah terbawa angin dan sejenisnya,” kata Yoseph, Sabtu (24/1).
Tak ada korban jiwa pada berbagai kejadian dampak angin kencang. Namun ada satu orang pengendara sepeda motor yang terluka karena tertimpa pohon tumbang.
Personel BPBD di lapangan segera melakukan penanganan darurat akibat dampak tersebut.
“Untuk pohon tumbang kita lakukan evakuasi. Sementara bagi rumah warga yang terdampak, sementara kita pasangi terpal bagian atapnya untuk mengantisipasi hujan,” terang dia.
Yoseph tak memungkiri, kecepatan angin mengalami peningkatan cukup signifikan. Masyarakat pun diimbau waspada, terutama bagi pemilik kendaraan agar tak memarkirnya di bawah atau berdekatan dengan pohon.
“Cari tempat parkir yang cukup aman, yang jauh dari pepohonan atau median-median yang rawan roboh saat angin kencang,” pungkasnya.
