Ini Strategi DLH Kota Salatiga Saat Sampah Menumpuk

Kepala DInas Lingkungan Hidup Kota Salatiga, Yunus Juniadi, S.T., M.M., M.T.
Kepala DInas Lingkungan Hidup Kota Salatiga, Yunus Juniadi, S.T., M.M., M.T.
0 Komentar

Lebih lanjut, katanya, masyarakat memilah sampah dengan adanya perda ini, jangan sampai masyarakat harus berretribusi, membuang sampah sembarangan di selokan, di sungai, dan wajah kota jadi kurang bagus. Untuk saat ini masih terkendali, tidak banyak masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

Yunus berharap, jika kedepannya menyelesaikan permasalahan sampah yang ada di hulu itu bersama merubah habbit atau kebiasaan yang sebelumnya membuang sampah itu dijadikan satu antara yang organik dan anorganik, dan saat ini mulai dipisah.

“Hal itu memang perlu effort tinggi, ga gampang, tapi kita juga di hilirnya di TPA-nya kita juga menyelesaikan sampah yang sudah terlanjur numpuk banyak itu jadi kita ada kelanjutan juga. Jadi sampah itu nggak bisa hanya di hulu atau di intermediate atau di hilir saja, tapi di semuanya harus bareng-bareng diurus juga diintermediate dan hilir juga, tapi kita memang berusaha untuk di hulunya merubah kebiasaan masyarakat yang tidak memilah sampah,” ujarnya.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Yunus menambahkan terdapat penurunan yang signifikan dengan adanya penerapan Perda Nomor 1 Tahun 2024. “Jadi masyarakat sudah mulai membuat biopori di rumah, ada yang mengundang kami ibu-ibu PKK untuk mensosialisasikan, terus bank-bank sampah itu mulai aktif kembali dan memang ini harus terus continue, tidak berhenti sekarang, dan ini jadi tanggung jawab semua elemen masyarakat,” tutupnya.

0 Komentar