Donald Trump Puji Presiden Prabowo Saat Penandatanganan Board of Peace di Davos

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Board of Peace. (REUTERS/Denis Balibouse)
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Board of Peace. (REUTERS/Denis Balibouse)
0 Komentar

INTERAKSI Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mencuri perhatian dalam penandatanganan Board of Peace Charter di Davos, Swiss, Kamis (22/1) waktu setempat. Momen tersebut menandai dimulainya peran Indonesia dalam badan internasional baru yang mengawal transisi dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.

Berdasarkan tayangan YouTube acara tersebut, Presiden Prabowo maju bersama Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban untuk menandatangani piagam di meja bertuliskan Board of Peace, tepat di sisi Presiden Trump. Sejumlah kepala negara lain diketahui telah lebih dulu menandatangani dokumen tersebut secara bergiliran.

Dalam prosesi itu, Trump duduk di posisi tengah, dengan satu kursi kosong di sisi kanan dan kirinya yang digunakan para pemimpin negara saat menandatangani piagam. Sesaat sebelum penandatanganan dimulai, Trump terlihat menepuk pundak Presiden Prabowo.

Baca Juga:Alan Jackson, Pengacara Pembela Nick Reiner Undur Diri di Kasus Pembunuhan Rob dan MicheleDokumen Rahasia Bocor: UEA Dukung Israel Sepanjang Genosida Gaza, Hubungan Strategis Abu Dhabi-Tel Aviv

Trump kemudian melontarkan pujian kepada Prabowo dan PM Hongaria Viktor Orban.

“Dua pria tangguh,” kata Trump pada penandatanganan resmi Dewan Perdamaian di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Kamis (22/1).

Setelah itu, prosesi penandatanganan berlangsung. Presiden Prabowo tampak menandatangani dokumen dalam map berwarna krem, sementara Trump memperhatikan proses tersebut dengan saksama. Usai penandatanganan, Trump mengajak Prabowo berjabat tangan sebelum Presiden RI kembali ke tempat duduknya.

Penandatanganan piagam tersebut menandai dimulainya operasional Board of Peace (BoP), sebuah badan internasional baru yang dibentuk untuk mengawal proses transisi, stabilisasi, dan rekonstruksi Gaza pascakonflik.

Board of Peace merupakan inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang bertujuan mengawasi administrasi sementara, stabilisasi keamanan, serta rekonstruksi wilayah Gaza dalam masa transisi pascaperang.

Pembentukan badan ini menjadi bagian dari Comprehensive Plan to End the Gaza Conflict atau 20-Point Roadmap dan telah memperoleh dukungan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 2803 (2025).

Resolusi tersebut juga merujuk pada pembentukan struktur pemerintahan Gaza yang bersifat teknokratis dan non-politis melalui National Committee for the Administration of Gaza (NCAG).

Baca Juga:Kelompok True Crime Community Tumbuh Organik dan Sporadis Tanpa Tokoh SentralTokoh Utama Gerakan GenZ yang Gulingkan Sheikh Hasina, Sharif Osman Hadi Jadi Korban Pembunuhan Berencana

Dalam mandat utamanya, Board of Peace bertugas mengawasi pelaksanaan gencatan senjata, stabilisasi keamanan, serta proses rekonstruksi Gaza.

Selain itu, BoP diarahkan untuk memulihkan tata kelola sipil dan memastikan berlangsungnya transisi menuju perdamaian yang berkelanjutan.

0 Komentar